<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Filsafat &#8211; albabbarrosa</title>
	<atom:link href="https://alba.kazu.co.id/category/filsafat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://alba.kazu.co.id</link>
	<description>Sastra, Bahasa, Filsafat, Cerita, Fotografi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Mar 2026 00:37:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2020/01/albabbarrosa-favicon-150x150.png</url>
	<title>Filsafat &#8211; albabbarrosa</title>
	<link>https://alba.kazu.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mitos Kejatuhan Cicak Di Pundak dan di kepala Menurut Kitab Jawa</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/filsafat/mitos-kejatuhan-cicak-di-pundak-dan-di-kepala-menurut-kitab-jawa/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/filsafat/mitos-kejatuhan-cicak-di-pundak-dan-di-kepala-menurut-kitab-jawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 00:37:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Mitos Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=3944</guid>

					<description><![CDATA[Albabbarrosa &#8211; Seringkali kita percaya pada mitos mitos yang tersebar di masyarakat. Entah benar atau tidak seringkali kejadian yang ada ... <p class="read-more-container"><a title="Mitos Kejatuhan Cicak Di Pundak dan di kepala Menurut Kitab Jawa" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/filsafat/mitos-kejatuhan-cicak-di-pundak-dan-di-kepala-menurut-kitab-jawa/#more-3944" aria-label="More on Mitos Kejatuhan Cicak Di Pundak dan di kepala Menurut Kitab Jawa">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id">Albabbarrosa</a></strong> &#8211; Seringkali kita percaya pada mitos mitos yang tersebar di masyarakat. Entah benar atau tidak seringkali kejadian yang ada bertepatan dengan mitos yang dipercaya. Kali ini saya akan membagikan mitos kejatuhan cicak di pundak dan di kepala.</p>



<p>Cicak dianggap hewan yang menjijikkan, bahkan banyak yang menyarankan untuk membunuh cicak. Bahkan ada bebarapa hadits yang menganjurkan untuk membunuh cicak. Beberapa pendapat mengatakan karena cicak dapat menyebabkan kesakitan dan penyakit kusta. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel dari NUOnline tentang <strong><a href="https://islam.nu.or.id/post/read/86143/kajian-hadits-soal-kesunahan-membunuh-cicak" target="_blank" aria-label="undefined (buka pada tab baru)" rel="noreferrer noopener">Membunuh Cicak Dalam Islam.</a></strong></p>



<p>Kita lanjut lagi ke mitos tentang kejatuhan cicak, ternyata mitos kejatuhan cicak membawa kabar buruk. Baik yang kejatuhan itu laki-laki ataupun perempuan. Berikut beberapa mitos kejatuhan cicak di pundak dan di kepala.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mitos Kejatuhan Cicak Di Pundak</h2>



<p>Bagi laki-laki yang kejatuhan cicak di pundak mengandung mitos akan ada kerabat atau sodara yang meninggal dan kita harus ikut menggotong keranda mayat menuju tempat pemakaman. Apakah cicak itu perempuan atau laki-laki tidak disebutkan secara mendetail.</p>



<p>Bagi perempuan yang kejatuhan cicak di pundak mengandung mitos akan ada saudara atau tetangga yang akan meninggal. Jika seorang perempuan kejatuhan cicak di pundak kanan maka tetangga atau saudara yang meninggal rumahnya di sebelah kanan. Sedangkan jika kejatuhan cicak di pundak kiri maka rumah saudara atai tetangga yang meninggal dibsebelah kiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mitos Kejatuhan di Kepala</h2>



<p>Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi mengenai mitos kejatuhan cicak di kepala. Jikapun ada, mitosnya tidak akan keluar dari Kematian atau ditimpa musibah lain.</p>



<p>Mungkin cukup itu dulu mengenai mitos kejatuhan cicak di kepala dan di pundak. Percaya atau tidak &nbsp;pada mitos adalah pilihan kamu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/filsafat/mitos-kejatuhan-cicak-di-pundak-dan-di-kepala-menurut-kitab-jawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menghitung Hari Renteng Untuk Mengetahui Hujan 3 Hari Berturut Turut</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/filsafat/menghitung-hari-renteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 06:39:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=3657</guid>

					<description><![CDATA[Bulan Januari, saat musim hujan sering disebut dengan bulan “huJAN berhari haRI”. Hal tersebut benar adanya sih, karena saat musim ... <p class="read-more-container"><a title="Cara Menghitung Hari Renteng Untuk Mengetahui Hujan 3 Hari Berturut Turut" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/filsafat/menghitung-hari-renteng/#more-3657" aria-label="More on Cara Menghitung Hari Renteng Untuk Mengetahui Hujan 3 Hari Berturut Turut">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bulan Januari, saat musim hujan sering disebut dengan bulan “huJAN berhari haRI”. Hal tersebut benar adanya sih, karena saat musim hujan di Indonesia curah hujan sering terjadi saat bulan januari.</p>



<p>Dan Minggu ini, tepatnya pada hari jumat, sabtu ahad di kota saya diguyur hujan selama 3 hari berturut-turut.</p>



<p>Orang Jawa menyebut kejadian tersebut (3 hari hujan berturut-turut) dengan sebutan hari renteng atau dino renteng. Nah sebenarnya, hari renteng itu bukan hanya 3 hari hujan berturut-turut saja. Tetapi 3 hari secara berurutan yang memiliki nilai pasaran yang sama.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Hari dan Pasaran Kalender Jawa</h1>



<p>Apa itu nilai pasaran sebuah hari? Dalam penanggalan orang jawa, Orang jawa mengenal penanggalan 7 Hari (Senin – Ahad/Minggu) dan 5 Pasar (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.</p>



<p>Jadi, dalam penanggalan akan tertulis seperti : Hari Selasa Wage, Hari Jumat Kliwon, Hari Jumat Legi, Hari Jumat Pahing dst sesuai dengan hitungan kalender. Jadi Hari Senin Pahing akan Kembali ke senin Pahing Lagi dalam 35 Hari, atau orang jawa menyebutnya selapan.</p>



<p>Contoh Lagi tentang hari dan pasarannya : Jika Hari ini adalah Kamis Pon, Maka hari besok sudah tentu Hati Jumat Wage, karena urutannya ( Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Jika hari ini adalah Sabtu Pahing maka hari besok sudah tentu Ahad Pon, (Legi, Pahing, Pon, Wage Kliwon).</p>



<h1 class="wp-block-heading">Nilai Hari dan Pasaran Kalender Jawa</h1>



<p>Setiap hari dan pasaran itu mempunyai nilainya masing masing. Jika nilai hari ditambah dengan nilai pasaran akan memiliki arti tersendiri. Dan itulah yang disebut dengan nilai / Neptu weton (Hari + Pasaran). Kamu pasti tidak asing kan dengan istilah weton. Contoh : “Aku tidak direstui menikah dengannya karena hitungan weton”.</p>



<p>Untuk lebih jelasnya mengenai nilai hari dan pasaran, bisa lihat gambar di bawah ini :</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="503" src="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-1024x503.jpg" alt="Nilai Hari dan Pasaran" class="wp-image-3658" srcset="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-1024x503.jpg 1024w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-300x148.jpg 300w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-768x378.jpg 768w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-450x221.jpg 450w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-30x15.jpg 30w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1-780x384.jpg 780w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_20210130-202913745-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h1 class="wp-block-heading">Cara Menghitung Hari Renteng</h1>



<p>Setelah kita mengetahui dasar dasar tentang hari, pasaran, nilai hari dan pasaran, dan weton, Langsung saja kita praktek cara menghitung hari renteng sesuai dengan Kalender Jawa.</p>



<p>Pada dasarnya hari renteng itu 3 hari berturut turut yang mempunyai nilai neptu yang sama. Sebenarnya kita tidak perlu menghitung karena hari renteng itu sudah pakem. Hehehe Judulnya sih cara menghitung hari renteng TAPI BOONG hhh.</p>



<p>Hari renteng terjadi pada hari Jumat Kliwon, Sabtu Legi, dan Ahad Pahing. Kok bisa? Mari kita hitung nilai hari dan pasarannya :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Jumat 6 + Kliwon 8 = 14</li><li>Sabtu 9 + Legi 5 = 14</li><li>Ahad 5 + Pahing 9 = 14</li></ul>



<p>Ketiga hari tersebut mempunyai nilai yang sama yaitu 14. Maka disebutlah 3 hari tersebut dengan Hari Renteng.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Siklus Hari Renteng, Berapa Kali Dalam 1 Bulan</h1>



<p>Perlu kamu ketahui bahwa hari renteng hanya terjadi pada hari Jumat, Sabtu dan Ahad. Dan Tidak terjadi dalam hari lain, karena itu merupakan sebuah siklus.</p>



<p>Dalam 1 Bulan / Sepasar / Selapan (35 Hari) terdapat 2 kali dino renteng, Yaitu ; Dino Renteng 13 yang jatuh pada hari Jumat Pon, Sabtu Wage, dan Ahad Kliwon dan Dino Renteng 14 yang jatuh pada hari Jumat Kliwon, Sabtu Legi, dan Ahad Pahing.</p>



<p>Ya mungkin cukup itu pembahasan tentang Hari Renteng semoga ada manfaatnya.</p>



<p><strong>Hari renteng februari 2021 </strong>jatuh pada tanggal 26, 27, 28 februari. Dino renteng tersebut jatuh pada hari Jumat Pon, Sabtu Wage, Ahad Kliwon.</p>



<p><strong>Hari renteng November 2021 </strong>jatuh pada tanggal 5,6,7 November. Pada bulan ini siklus dino renteng hanya terjadi sekali.</p>



<p><strong>Hari renteng desember 2021</strong> jatuh pada tanggal 3,4,5 dan tanggal 10,11,12. Seperti biasanya dino renteng bulan desember 2021 jatuh pada hari Jumat, Sabtu Ahad.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Filosofi Watak Orang yang Lahir Hari Jumat Wage</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/filosofi-watak-orang-lahir-hari-jumat-wage/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/sosial/filosofi-watak-orang-lahir-hari-jumat-wage/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 06:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/filosofi-watak-orang-yang-lahir-hari-jumat-wage/</guid>

					<description><![CDATA[Image by LoggaWiggler from Pixabay Masyarakat Indonesia kaya akan ragam budaya dan adat-istiadat. Berbagai adat kepercayaan bagi sebagian orang masih ... <p class="read-more-container"><a title="Filosofi Watak Orang yang Lahir Hari Jumat Wage" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/filosofi-watak-orang-lahir-hari-jumat-wage/#more-48" aria-label="More on Filosofi Watak Orang yang Lahir Hari Jumat Wage">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Image by <a href="https://pixabay.com/users/LoggaWiggler-15/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=198682">LoggaWiggler</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=198682">Pixabay</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><span lang="IN"><br />
Masyarakat Indonesia kaya akan ragam budaya dan adat-istiadat. Berbagai adat kepercayaan bagi sebagian orang masih dianggap sesuatu yang benar akan terjadi. Di jawa contohnya, banyak masyarakat yang masih percaya dengan adat-istiadat lama. Seperti menilai karakter seseorang berdasarkan hari lahirnya. Tuhan memang telah menciptakan manusia dengan berbagai karakter yang berbeda dan ada pula yang mempunyai kesamaan. Namun bagi masyarakat jawa, karakter seseorang bisa dilihat dari hari lahir dan pasarannya.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Penulis mengangkat tema ini karena dalam berinteraksi dengan beberapa orang mendapat keunikan tersendiri. Penulis mendapati seseorang yang sikap dan cara berinteraksi dengan orang lain<span>  </span>sangat unik sekali, bisa juga dikatakan rewel, cerewet, keras kepala, dan setelah ditanyakan kepada orangnya ternyata dia lahir pada hari jumat wage.<span>  </span>Saya pun mencari informasi mengenai karakter-karater orang yang lahir di hari jumat wage. Dan mendapatkan penjabaran sebagai berikut.</span></div>
<div></div>
<div>
<p><figure id="attachment_328" aria-describedby="caption-attachment-328" style="width: 290px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-328 size-medium" src="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2019/12/shadow-198682_640-300x225.jpg" alt="watak orang jumat wage" width="300" height="225" data-wp-pid="328" srcset="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2019/12/shadow-198682_640-300x225.jpg 300w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2019/12/shadow-198682_640.jpg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-328" class="wp-caption-text">Image by LoggaWiggler from Pixabay</figcaption></figure></p>
</div>
<h3><b><span lang="IN">Jumat Wage</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Tuhan menciptakan manusia dengan beragam karakter dan sifat. Setiap orang mempunyai karakter yang berbeda satu sama lain, namun ada pula kesamaannya. Perbedaan dan persamaan tersebut membuat orang jawa zaman dahulu membuat perhitungan hari dan pasaran yang disebut dengan weton. Menurut kepercayaan orang jawa, dan informasi yang saya dapatkan, dilihat dari pengamatan serta wawancara kepada beberapa orang yang lahir pada jumat wage, watak seseorang yang lahir pada jumat wage adalah sebagai berikut :</span></div>
<h4><b><span lang="IN">Jumat</span></b></h4>
<div></div>
<ul>
<li><span lang="IN">Suka Menasehati</span></li>
<li><span lang="IN">Suka memberi</span></li>
<li><span lang="IN">Senang mencari kepandaian</span></li>
<li><span lang="IN">Halus</span></li>
<li><span lang="IN">Suka terhadap sanak saudara</span></li>
<li><span lang="IN">Banyak sahabat yang mencintainya</span></li>
<li><span lang="IN">Suka berbicara</span></li>
</ul>
<h4><b><span lang="IN">Wage</span></b></h4>
<div></div>
<ul>
<li><span lang="IN">Menarik tapi angkuh</span></li>
<li><span lang="IN">Banyak bicara</span></li>
<li><span lang="IN">Setia dan penurut</span></li>
<li><span lang="IN">Perlu dibantu orang lain</span></li>
<li><span lang="IN">Kaku hati</span></li>
<li><span lang="IN">Keras hati</span></li>
<li><span lang="IN">Suka kemewahan</span></li>
<li><span lang="IN">Baik hati</span></li>
<li><span lang="IN">Ramah</span></li>
<li><span lang="IN">Mudah bergaul</span></li>
<li><span lang="IN">Jujur</span></li>
<li><span lang="IN">Mempunyai niat baik</span></li>
</ul>
<h4><b><span lang="IN">Jumat Wage</span></b></h4>
<div></div>
<ul>
<li><span lang="IN">Banyak bicara</span></li>
<li><span lang="IN">Tepat pembicaraannya</span></li>
<li><span lang="IN">Ikhlas </span></li>
<li><span lang="IN">Terus terang</span></li>
<li><span lang="IN">Selalu berhati-hati</span></li>
<li><span lang="IN">Sering mendapatkan rintangan</span></li>
<li><span lang="IN">Galak</span></li>
<li><span lang="IN">Tegas</span></li>
<li><span lang="IN">Sensitif</span></li>
<li><span lang="IN">Kurang punya pendirian</span></li>
<li><span lang="IN">Tegar</span></li>
<li><span lang="IN">Rendah hati</span></li>
<li><span lang="IN">Cengeng</span></li>
<li><span lang="IN">Sabar</span></li>
<li><span lang="IN">Seenaknya sendiri</span></li>
<li><span lang="IN">Mudah bersimpati</span></li>
<li><span lang="IN">Suka menolong</span></li>
</ul>
<div><span lang="IN">Tidak suka membesar-besarkan kemampuan diri sendiri kepada orang lain</span></div>
<div><span lang="IN">Data di atas berdasarkan keterangan dari berbagai narasumber yang lahir pada hari jumat wage maupun yang mempunyai saudara yang lahir pada hari jumat wage.<span>  </span>Meski begitu tidak semua orang yang lahir pada hari jumat wage mempunyai semua sifat itu, akan tetapi kebanyakan besar memiliki beberapa sifat dan karakter seperti data di atas. <b>Secara umum orang yang lahir pada hari jumat wage ialah orang yang suka berbicara. </b></span></div>
<div><span lang="IN"><b> </b></span></div>
<div><span lang="IN">Mereka yang lahir pada hari jumat wage ketika sedang berbicara atau berdebat mereka tidak ingin kalah argumen dengan lawan bicara. Namun tidak semua hal mereka perdebatkan dengan sengit, hanya hal-hal yang berbobot saja yang mereka tidak ingin kalah dalam berargumen.</span></div>
<div><span lang="IN">Orang yang lahir pada hari juat wage menganggap bahwa berbicara dalah perealisasian pikiran untuk mencurahkan ide-ide atau gagasan yang membangun, mereka merasa denga begitu mereka bisa membuat nyaman orang sekitarnya.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><b><span lang="IN">Keras Kepala</span></b><span lang="IN">, selain banyak bicara mereka juga kebanyakan keras kepala. Tapi menurut mereka, mereka bukanlah keras kepala hanya teguh dengan pendirian dan kepercayaan mereka, sehingga mereka sulit menerima kritik dan saran dari orang lain. Tak jarang mereka <i>keweleh</i>atau kemakan omongannya sendiri, dan mereka sadar dengan hal itu.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Weton seseorang memang tak selamanya mencerminkan watak seseorang seseuai denga n kepercayaan yang ada. Akan tetapi kebanyakan besar seseorang dengan weton yang sama memiliki beberapa karakter dan watak yang sama pula. Untuk itu ada baiknya kita mengetahui hal tersebut hanya sebatas tahu saja, bukan sebagai patokan untuk menilai.</span><br />
<span lang="IN"><br />
</span><span lang="IN"><br />
</span><span lang="IN">Penulis : Fajril Lu&#8217;luil Maknu &#8211; Pati</span></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/sosial/filosofi-watak-orang-lahir-hari-jumat-wage/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos Ibu Hamil dan Perawan Dilarang Makan PIsang Dempet</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-ibu-hamil-dan-perawan-dilarang-makan-pisang-dempet/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-ibu-hamil-dan-perawan-dilarang-makan-pisang-dempet/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 12:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/mitos-ibu-hamil-dan-perawan-dilarang-makan-pisang-dempet/</guid>

					<description><![CDATA[Image by Clker-Free-Vector-Images from Pixabay albabbarrosa.com &#8211; Mitos Pisang Dempet Tidak Baik Untuk Ibu Hamil dan Perawan Masyarakat jawa masih ... <p class="read-more-container"><a title="Mitos Ibu Hamil dan Perawan Dilarang Makan PIsang Dempet" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-ibu-hamil-dan-perawan-dilarang-makan-pisang-dempet/#more-52" aria-label="More on Mitos Ibu Hamil dan Perawan Dilarang Makan PIsang Dempet">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"><a style="margin-left: auto;margin-right: auto" href="https://1.bp.blogspot.com/-CMQ-CgnV7q8/XeCQOPhtR6I/AAAAAAAAAHc/plPzgBUEcIEMQsifk8AZrQM1KZSmjyNEACLcBGAsYHQ/s1600/bananas-311788_640.png"><img decoding="async" src="https://1.bp.blogspot.com/-CMQ-CgnV7q8/XeCQOPhtR6I/AAAAAAAAAHc/plPzgBUEcIEMQsifk8AZrQM1KZSmjyNEACLcBGAsYHQ/s400/bananas-311788_640.png" width="400" height="325" border="0" data-original-height="521" data-original-width="640" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Image by <a href="https://pixabay.com/users/Clker-Free-Vector-Images-3736/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=311788">Clker-Free-Vector-Images</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=311788">Pixabay</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id/">albabbarrosa</a>.com &#8211; Mitos Pisang Dempet Tidak Baik Untuk Ibu Hamil dan Perawan</strong></p>
<div><span lang="IN">Masyarakat jawa masih cukup kuat memegang kepercayaan berdasarkan mitos yang diperoleh darai para tetuanya. Mitos-mitos tersebut umumnya berkembang di daerah pedesaan, dimana mereka tidak terlalu banyak tersentuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang terbarukan. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Budaya jawa meberlakukan banyak <b>mitos</b> mengenai <b>wanita hamil</b> mulai dari makanan, keseharian, tindak tanduk, ataupun semua hal yang terkait dengan keseharian si ibu hamil ataupun si bayi.</span><br />
<span lang="IN"><br />
</span></div>
<div><span lang="IN">Pada dasarnya, tujuan orang terdahulu membuat mitos-mitos tersebut, salah satunya mitos yang berkaitan dengan ibu hamil hanyalah supaya ibu hamil maupun suaminya dapat menjaga kehamilan dengan baik. Tujuannya dalah untuk menyiapkan kehamilan yang sehat, sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Pada saat hamil, seorang wanita tidak hanya memikirkan kebutuhan gizi bagi dirinya sendiri melainkan juga memikirkan gizi bagi janin yang dikandungnya. Asupan makanan adalah faktor penting bagi pemenuhan zat gizi yang cukup dan seimbang bagi ibu hamil. Ibu hamil seharusnya memiliki susunan makanan yang disesuaikan dengan usia kehamilannya sebab ibu hamil biasanya akan mengalami permasalahan ataupun peningkatan kebutuhan zat gizi yang berbeda pada masa usia kehamilan yang berbeda.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Kepercayaan dimasyarakat jawa mengenai suatu bahan pangan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil justru mempengaruhi asupan gizi bagi ibu hamil. Padahal dari segi medis boleh jadi bahan pangan tersebut sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan zat gizinya yang lengkap atapun tepat bagi perkembangan janin.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Ngidam merupakan perilaku khas perempuan yang sedang hamil yang menginginkan sesuatu, makanan, atau sifat tertentu terutama di awal kehamilannay, jika tidak dituruti ada mitos yang tidak baik untuk kelahiran anak tersebut.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Mitos Ibu Hamil Dilarang Makan Pisang Dempet</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Kita banyak mendengar kepercayaan atau mitos tentang ibu hamil atau seorang perawan tifdak boleh memakan pisang dempet. Pisang dempet ini sering ditemukan pada kebanyakan jenis pisang. Biasanya terdapat hampir disetiap tandan pisang ada saja pisang yang berbentuk dempet (dua pisang yang menempel menjadi satu. Larangan makan pisang tersebut bukan hanya untuk ibu hamil saja, ternyata suaminya juga tidak boleh memakan pisang tersebut.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Larangan memakan pisang dempet sangatlah penting untuk diketahui oleh ibu hamil ataupun permpuan yang belum menikah. Mitos mengatakan, jika memakan pisang dempet maka nanti ketika melahirkan, ia akan melahirkan anak kembar siam. Kembar siam adalah keadaan dua anak yang lahir bersamaan dalam kedaan tubuh mereka saling menempel.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Jika par ibu hamil ngidam pisang dan hanya da pisang dempet dan tidak ada pisang lain, maka biar tidak terjadi apa-apa, maka dibelahlan itu pisang menjadi dua bagian. Namun lebih baik jika tidak memakan pisang dempet.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Menurut Ibu Khilatul, ada baiknya pisang yang sudah dibelah tersebut tidak dimakan semuanya, melainkan dengan cara yang satu dimakan si ibu hamil atau perawan dan yang satunya dimakan orang lain. Hal ini untuk menghindari lahirnya anak kembar dempet.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Namun menurut medis, tidaklah ada hubungannya dengan kehamilan dan kelahiran jabang bayi. Menurut medis, kembar dempet terjadi karena adanya dua sel telur di dalamnya, atau mungkin karena faktor keturunan.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Pisang sendiri mempunyai banyak manfaat, antara lain ; mengamdung vitamin B6, bagus untuk meningkatkan pertumbuham hemogoblin, mengatasi gangguan sembelit, berkhasiat dalam membantu pencernaan, sebagai obat diare alami, sebagai oralit alami untuk ibu hamil dan bayinya, sebagai sumber kalsium, kaya dengan protein, kaya akan karbohidrat, menjaga gula darah dan kolesterol, mengandung anti oksidan, menjaga gula darah dan kolesterol, berpengaruh baik untuk menyusui, meningkatkan nafsu makan, dan menurunkan berat badan setelah melahirkan.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Mitos ada benar ada tidaknya, jika kita percaya maka akan terjadi dan jika kita tidak percaya maka tidak akan terjadi. </span></div>
<div></div>
<div><span lang="IN"><b>Penulis : Ulfatul Muzakkiyah &#8211; Pati</b></span></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-ibu-hamil-dan-perawan-dilarang-makan-pisang-dempet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos Tidur Setelah Ashar Menurut Islam Tidak Baik Untuk Kesehatan</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-tidur-setelah-ashar-menurut-islam-tidak-baik-untuk-kesehatan/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-tidur-setelah-ashar-menurut-islam-tidak-baik-untuk-kesehatan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 06:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/mitos-tidur-setelah-ashar-menurut-islam-tidak-baik-untuk-kesehatan/</guid>

					<description><![CDATA[Pernahkah kamu tidur sore? Saya rasa setiap orang pasti pernah tidur sore. Tapi, apakah kamu tahu bahwa tidur sore memiliki ... <p class="read-more-container"><a title="Mitos Tidur Setelah Ashar Menurut Islam Tidak Baik Untuk Kesehatan" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-tidur-setelah-ashar-menurut-islam-tidak-baik-untuk-kesehatan/#more-54" aria-label="More on Mitos Tidur Setelah Ashar Menurut Islam Tidak Baik Untuk Kesehatan">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><span lang="IN">Pernahkah kamu <b>tidur sore</b>? Saya rasa setiap orang pasti pernah tidur sore. Tapi, apakah kamu tahu bahwa tidur sore memiliki efek yang sangat <b>buruk bagi kesehatan</b>terutama daya ingat atau pikiran?. Ternyata fakyta seperti itu bisa jadi benar karena penulis juga pernah merasakan kepala pusing dan lupa waktu ketika terbangun stelah tidur ashar, padahal tubuh juga dalam keadaan vapek dan memang sangat memerlukan waktu untuk tidur sejenak atau sekedar istirahat.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"> </td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Image by <a href="https://pixabay.com/photos/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=918981">Free-Photos</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=918981">Pixabay</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3><b><span lang="IN"><br />Mitos tidur setelah ashar bikin lupa waktu?</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Mungkin ada benarnya, penulis sendiri pernah mengalami lupa waktu setelah tidur di jam-jam waktu ashar (14:45-17:30). Pernah suatu ketika saya sangat kelelahan karena sekolah mulai pagi hingga sore hari, ketika sampai dirumah saya tidak bisa menahan kantuk yang sudah sedari tadi. Saat itu orang tua saya melarang saya untuk tidur melihat waktu sudah sore. Alasannya adalah karena tidak elok, Ga ilok “pamali” namun saya tetap memaksakan untuk tidur. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Benar sekali, setelah bangun saya buru-buru melihat jam dan bersiap-siap ke kamar mandi , karena saya kira saya bangun jam 5 lebih 15 subuh. Adek saya yang melihat saya seperti orang linglung pun tertawa. Saat itulah saya sadar ternyata saat itu adalah jam 5 sore. Yang berarti saya hanya tertidur sekitar satu setengah jam saja, namun saya merasa sudah tertidur sampai subuh hari.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Ada certa lain tentang tidur setelah ashar, cerita tentang adik saya yang juga tidur saat jam-jam waktu ashar atau sore hari. Ketika dia terbangun dia nampak seperti orang linglung. Matanya sudah tidak menunjukkan kantuk, tapi ketika di ajak bicara ternyata jawabannya malah tidak nyambung, antara sadar dan tidak sadarkan diri ketika bicara.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Menurut bberapa informasi yang saya peroleh, tidur sore dapat menyebabkan beberapa penyakit. Sebagian ulama juga memakruhkan tidur sore berdasarkan hadits dla’if (lemah) dri Ibnu Hibban yaitu; “barang siapa tidur setelah Ashar, lalu akalnya dicuri “hilang ingatan” maka jangan sekali-kali ia mencela selain dirinya sendiri. </span></div>
<h3><b><span lang="IN">Adapaun waktu tidur dibagi menjadi tiga</span></b></h3>
<div> </div>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Khuluq</span></b><span lang="IN"> adalah tidur saat tengah hari, jam 12 siang setelah sholat dzuhur. Dsebut khuluq (akhlaq) karena itu adalah kebiasaan Rasulullah SAW.</span></li>
<li><b><span lang="IN">Khuruq</span></b><span lang="IN"> (perusak) tidur pada waktu dzuha, yaitu pagi hari ketika matahari mulai menyingsing. Tidur di pagi hari juga menjadi penghambat datangnya rizki.</span></li>
<li><b><span lang="IN">Humuq</span></b><span lang="IN"> (kebodohan) adalah tidur di waktu Ashar yaitu mulai jam 14:45 – 17:30.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<div><b><span lang="IN">Tidur di sore hari</span></b><span lang="IN"> tidak disarankan karena kawatir nantinya bangun pada waktu hari sudah malam, hal tersebut dapat menggangu jam biologis tubuh kita, dimana kita tidur saat matahari masih bersinar dan terbangun saat matahari sudah terbenam.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><b><span lang="IN">Dalam kajian psikologi</span></b><span lang="IN">, tidur sore dapat menggangu bioritme manusia normal, yag memicu perubahan negatif dalam hormon.karena proses bangun setelah tidur sore sendiri membenbankan stress tertentu pada tubuh, kemudian dapat mempengaruhi kadar gula darah, dan mungkin menyebabkan diabetes. Dan juga sinar ultraviolet matahari yang mengarah saat tenggelam tidak baik untuk syaraf diam.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Dampak negatif yang ditimbulkan ketika tidur sore</span></b></h3>
<div> </div>
<ul>
<li><span lang="IN">Tidur sore dapat menyebabkan terkena penyakit liver apalagi yang mempunyai riwayat hepatitis.</span></li>
<li><span lang="IN">Tidur sore menurut penilitian bisa menyebabkan gila, berawal dari linglung, bingung, kemudian gila pelan-pelan.</span></li>
<li><span lang="IN">Jam 3 sampai jam setengah 7 malam, saat itu matahari mengeluarkan sinar gamma yang berbahaya.</span></li>
<li><span lang="IN">Kata orang tua dulu, tidur sore itu tidak elok, ga ilok dan pamali.</span></li>
<li><span lang="IN">Dapat mengakibatkan stress pada bagian tubuh tertentu. Ada peneliti yang mengatakan bahwa tidur sore dapat menyebabkan mimpi buruk.</span></li>
<li><span lang="IN">Menurut kedokteran, tidur sore dapat mengganggu pertumbuhan mental dan kinerja syaraf otak. Selain itu seseorang yang tidur sore nanti malam dikhawatirkan tidak bisa bangun lagi.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h3><b><span lang="IN">Tidur setelah ashar menurut pandangan islam</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Terdapat dua pendapat yang masyhur dikalangan ulama tentang tidur stelah ashar atau tidur di sore hari.</span></div>
<div> </div>
<ul>
<li><span lang="IN">Hukumnya makruh sebagaimana yang disebutkan oleh banyak fuqoha’ dalam kitab-kitab fiqih mereka. Sebagian yang lain berdalil dengan hadits dlaif diatas. Ada juga ynag berdalil dengan sebagian ucapan para salaf dan ilmu kesehatan.</span></li>
<li><span lang="IN">Membolehkan tidur setelah ashar. Karena hukum asal tidur adalah mubah, dan tidak ada hadits sahih yang melarangnya. Padahal hukum syari itu diambil dari hadits-hadits sahih, bukan dari hadits lemah apalagi palsu, dan tidak pula ditetapkan dari pendapat pendapat manusia.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<div><span lang="IN">Sementara menurut ulama salaf yang melarangnya, maka yang dimaksud adalah kemakruhan (tidak disuka atau tidak di anjurkan) ditinjau dari sisi kesehatan buikan dari sisi syar’i. Yakni pada zaman dahulu dikalangan bangsa arab dan para tabib terdahulu, tidur setelah ashar itu tidak baik untuk kesehatan. Maka merekame makruhkan tidur setelah ashar agar badan mereka tidak sakit. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<p><span lang="IN" style="line-height: 115%"><span style="font-family: inherit">Maka urusan ini dikembalikan kepada dokter atau ahli kesehatan, jika benar tidur sore menyebabkan beberapa bahaya untuk kesehatan, maka seseorang tidak diperbolehkan melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya dalam kasus ini adalah tidur setelah ashar.</span></span><br /><span lang="IN" style="line-height: 115%"><span style="font-family: inherit"><br /></span></span><span lang="IN" style="line-height: 115%"><span style="font-family: inherit"><b>Penulis : Fatimah Az-zahra &#8211; Kudus</b></span></span></p>


<p>Nah itulah sedikit penjelasan tentang mitos tidur setelah ashar. Semoga bermanfaat. Kunjungi terus <strong><a href="https://alba.kazu.co.id/">albabbarrosa</a></strong>.com ya. Treimakasih.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/sosial/mitos-tidur-setelah-ashar-menurut-islam-tidak-baik-untuk-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Filsafat Tradisi Bubur Merah Putih Untuk Wetonan</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/filsafat-tradisi-bubur-merah-putih-untuk-wetonan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 00:46:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/filsafat-tradisi-bubur-merah-putih-untuk-wetonan/</guid>

					<description><![CDATA[Bubur merah (bubur coklat) adalah bubur yang terbuat dari nasi putih dan dicampur gula jawa sebagai pewarna merah (coklat). Sedangkan ... <p class="read-more-container"><a title="Filsafat Tradisi Bubur Merah Putih Untuk Wetonan" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/filsafat-tradisi-bubur-merah-putih-untuk-wetonan/#more-61" aria-label="More on Filsafat Tradisi Bubur Merah Putih Untuk Wetonan">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><b><span lang="IN">Bubur merah</span></b><span lang="IN"> (bubur coklat) adalah bubur yang terbuat dari nasi putih dan dicampur gula jawa sebagai pewarna merah (coklat). Sedangkan <b>bubur putih</b> terbuat dari nasi putih yang diberi campuran santan dan taburan daun pandan. <span> </span>Sebenarnya bubur merah tidak berwarna merah layaknya warna merah yang ada, melainkan berwarna agak keclokatan karena diberi campuran gula jawa.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Masyarakat jawa memercayai jika weton kelahiran itu lebih bagus jika <b>dibancai (diselameti, bentuk syukur</b>) dengan bubur merah dan putih. Dengan tujuan untuk mengingatkan kita atas runtutan proses sampai kita lahir, yaitu menyatunya bapak dan ibu yang dilambangkan dengan bubur merah dan putih.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Filsafat Bubur Merah Putih</span></b></h3>
<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"><a style="margin-left: auto;margin-right: auto" href="https://1.bp.blogspot.com/-BmwZdMdl2A4/Xc6DoTUhXZI/AAAAAAAAAFk/CrTaXpgH25gWcKLg4UsCQep2uT1tSsZ9QCLcBGAsYHQ/s1600/bubur%2Bmerah%2Bputih.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1.bp.blogspot.com/-BmwZdMdl2A4/Xc6DoTUhXZI/AAAAAAAAAFk/CrTaXpgH25gWcKLg4UsCQep2uT1tSsZ9QCLcBGAsYHQ/s400/bubur%2Bmerah%2Bputih.jpg" width="400" height="286" border="0" data-original-height="358" data-original-width="500" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Photo From : EvarMR Pinterest</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><span lang="IN"><br />
Bubur merah dan putih ini dimaksudkan <b>sebagai lambang kehidupan manusia</b> yang tercipta dari air kehidupan orang tuanya. Yakni bersatunya sperma yang dilambangkan dengan warna putih dan ovum yang dilambangkan dengan warna merah. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Bubur merah dan bubur putih diartikan sebagai simbol terjadinya anak, karena bersatunya darah dari ayah dan ibu. Maka dari itu maksud dari sajen bubur merah dan bubur putih ketika acara wetonan adalah sebagai bentuk setiap orang untuk menghormati orang tuanya.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Berbeda lagi ketika saya bertanya kepada simbah saya yang bernama Suwaji<span>  </span>berumur 65 tahun, bahwa makna atau filosofi bubur merah putih adalah <b>sebagai lambang keberanian dan kesucian</b>. Warna merah melambangkan keberanian dan warna putih melambangkan kesucian.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><b><span lang="IN">Pada acara pemberian nama</span></b><span lang="IN"> menurut tradisi jawa, bubur merah putih tidakp ernah lepas, karena bubur ini sebagai simbol harapan kedua orang tua untuk anaknya. Agar kelak anak tersebut memiliki keseimbangan antara sifat pemberani dan sifat suci atau baik hati.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Sedangkan pada momen pendirian rumah, kedua bubur ini sering disandingkan dengan dengan bendera merah putih<span>  </span>dan makanan lainnya. Makna dari kedua bubur ini pun sedikit bergeser, yaitu sebagai simbol cinta terhadap tanah air yang ditinggali. Baca juga filosofi <span> </span>tradisi tentang <b><a href="https://alba.kazu.co.id/2019/11/simbol-bendera-merah-putih-pembanguan-rumah.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">pemasangan bendera merah putih di atap rumah</a>.</b></span></div>
<h3><b><span lang="IN">Tradisi Wetonan</span></b></h3>
<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"><a style="margin-left: auto;margin-right: auto" href="https://1.bp.blogspot.com/-5e_C7Cl63JM/Xc6EHxmSQ0I/AAAAAAAAAFs/xPeIccrUn60TQHYU3Xo0aABdUtzEY_wQgCLcBGAsYHQ/s1600/tradisi%2Bwetonan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1.bp.blogspot.com/-5e_C7Cl63JM/Xc6EHxmSQ0I/AAAAAAAAAFs/xPeIccrUn60TQHYU3Xo0aABdUtzEY_wQgCLcBGAsYHQ/s400/tradisi%2Bwetonan.jpg" width="400" height="300" border="0" data-original-height="1200" data-original-width="1600" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Photo From : Budayajawa.id</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Manfat dan tujuan wetoan dalah “<b>ngopahi sing momong</b> – memeberi upah kepada yang mengasuh” , karena orang jawa percaya dan memahami bahswa setiap anak yang lahir ada yang ‘mengasuh” (sedulur tuwo) sejak lahir. <b>Sedulur tuwo</b> bertugas membimbing dan mengarahkan agar seseorang tidak salah langkah. Sedulur tuwo dengan sebisanya akan menjaga kita agar bisa terhindar dari perilaku yang keliru, tidak tepat, ceroboh, dan merugikan. Antara sedulur tuwo dan yang diasuh sering kali terjadi tarik menarik.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Sedulur tuwo menggerakkan kearah <b><i>kareping rasa</i></b>, atau mengajak kepada hal-hal baik dan positif, sementara kita (yang diasuh) cenderung menuruti <b><i>rasaning karep</i></b><i> </i>atau ingin melakukan hal-hal semaunya sendiri, menuruti keinginan nafsu. Antara sedulur tuwo dan yang diasuh terjadi tarik menarik. Dalam tarik menarik ini sedulur tuwo tidak selalu memenangkan pertarungan itu, alias lebih memilih untuk mengalah.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Kepercayaan jawa mengatakan bancakan weton (bentuk bersyukur atas kelahirannya) dilakukan pada malam hari weton ada juga yang dilakukan di pagi hari. <b>Weton merupakan</b>kombinasi hari penanggalan masehi dan hari penanggalan jawa. Kalau penanggalan masehi punya hari ahad-sabtu, maka penanggalan jawa mengenal istilah pasaran, yaitu : Legi, Pahing, Pon, Wage Kliwon.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Wetonan itu <b>mirip dengan ulang tahun</b>, tetapi bisa terjadi 9 sampai 10 kali dalam setahun. Tradisi wetonan didasarkan <b>pada kalender jawa</b> ditambah dengan harinya. Siklus tersebut terjadi setiap 36 hari sekali. Misalnya kamu lahir di hari Senin kebetulan bertepatan dengan pasaran Legi, berarti weton kamu senin lagi. <b>Dan siklus senin legi</b> ini akan terulang lagi setiap 36 hari. Jadi pada hari ke-36 itulah weton kamu dirayakan. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Namun tidak semua orang merayakan weton setiap 36 hari, kebanyakan hanya merayakan ketika bertepatan dengan acara lain, atau ketika sedang mendapat banyak rejeki. Perayaannya pun berbeda-beda, ada yang cukup dengan merenung dan berdoa, ada juga yang membagi-bagikan makanan kepada tetangga. Bagi mereka yang kebetulan banyak rejeki acara wetonan bisa berupa acara sosial dan berdoa bersama. </span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Hal yang selalu hadir ketika acara wetonan adalah bubur merah dan bubur putih dengan maksud seperti yang dibahas di atas. Hanya saja sekarang kayaknya sudah semakin berkurang, karena orang –orang terdahulu sudah banyak yang meninggal dan digantikan orang-orang milenial.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Nah itulah ulasan singkat tentang filosofi bubur merah putih pada tradisi wetonan. Semoga memberikan wawasan baru dan semoga bermanfaat.</span></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Simbol Bendera Merah Putih Dalam Pembangunan Rumah Baru</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/simbol-bendera-merah-putih-dalam-pembangunan-rumah-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 12:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/simbol-bendera-merah-putih-dalam-pembangunan-rumah-baru/</guid>

					<description><![CDATA[Simbol merupakan pertanda adanya sesuatu. Ribuan tahun lalu manusia sudah mulai mengenal adanya simbol, misalnya sebuah warna yang dijadikan simbol ... <p class="read-more-container"><a title="Simbol Bendera Merah Putih Dalam Pembangunan Rumah Baru" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/simbol-bendera-merah-putih-dalam-pembangunan-rumah-baru/#more-64" aria-label="More on Simbol Bendera Merah Putih Dalam Pembangunan Rumah Baru">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><span lang="IN">Simbol merupakan pertanda adanya sesuatu. Ribuan tahun lalu manusia sudah mulai mengenal adanya simbol, misalnya sebuah warna yang dijadikan simbol karena memiliki makna tersendiri. Manusia sendirilah yang menciptakan simbol sebagai kebutuhan hidup, salah satunya untuk berkomunikasi.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Merah putih merupakan bendera Negara indonesia. Kita bukan menghormati warna merahnya, atau warna putihnya, atau bendanya, tetapi menghormati pemilik bendara merah putih, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"><a style="margin-left: auto;margin-right: auto" href="https://1.bp.blogspot.com/-ZN2Vz_1jYGc/Xcztd6FjL6I/AAAAAAAAAFM/GJb1z-d8SgwhlkbCLmH6pipKr2nyz93WgCLcBGAsYHQ/s1600/bendera%2Bmerah%2Bputih%2Bnasional.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1.bp.blogspot.com/-ZN2Vz_1jYGc/Xcztd6FjL6I/AAAAAAAAAFM/GJb1z-d8SgwhlkbCLmH6pipKr2nyz93WgCLcBGAsYHQ/s640/bendera%2Bmerah%2Bputih%2Bnasional.jpg" width="640" height="298" border="0" data-original-height="376" data-original-width="805" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Photo Dari : Nasional Republika</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Tradisi pasang bendera merah putih saat pembangunan rumah masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat jawa, karena bendera merah putih memiliki makna filosofi tersendiri. Merah melambangkan keberanian, dan putih melambankan kesucian. Merah melambangkan raga manusia sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanyan saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa raga manusia untuk membangun bangsa indonesia.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Ditinjau dari segi sejarah, sejak dulu kala kedua warna tersebut merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa (gula aren) dan putih mirip dengan warna nasi. Sejak dulu, warna merah putih ini sudah dijadikan sebagai simbol untuk kegiatan keselamatan, yaitu dengan bubur nasi coklat dan putih.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Sebenarnya bukan hanya bendera merah putih yang dijadikan simbol dalam pembangunan rumah baru. Tetapi juga ada tebu, paku emas, jagung, kelapa muda, selendang, pisang, dan padi.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Nilai Filosofis dari Padi</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Adapun nilai filosofis dari padi adalah sebagai lambang sumber pangan untuk kehidupan agar hidupnya berkecukupan dan makmur. Padi memiliki makna yang sngat dalam bagi masyarakat jawa yaitu sebagai sumber kehidupan.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Padi dipercaya sebagai penjelmaan dewi sri , yaitu dewi kemakmuran agar hidup manusia mencapai kemakmuran maka mereka harus bersedi<span>  </span>mngeloah lahan pertanian hingga dapat menghasilkan bahan makanan pokok untuk kehidupan sehari-hari.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Padi juag memiliki nilai filsafat yaitu, semakin tua semakin menunduk. Sama halnya dengan manusia, sudah semestinya semakin tua semakin mengolah batin untuk menundukkan diri terhadap sang pencipta dan memiliki sifat rendah hati kepada sesama manusia .</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Pohon Tebu</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Makna filosofi dari tebu adalah agar kehidupan rumah tangga bisa harmonis. Dalam keadaan seperti apapun kita harus bisa saling menerima, harus bisa saling mengerti dan memahami. Ketika sedanag bahagia kita tidak lupa bersyukur, dan ketika mereka sedih kita tidak melupakan mereka yang selalu membantu kita. Maka kita diingatkan dengan simbol tebu yaitu, manis dihisap sepah dibuang.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Kelapa Muda</span></b></h3>
<div><span lang="IN">Kelapa muda mempunyai makna filosofi<span>  </span>bahwa setiap perbuatan manusia harus berguna dan bermanfaatn bagi orang lain maupun diri sendiri. Negara dan juga bangsa. Manusia haruslah bermanfaat layaknya buah kelapa, karena semua bagian dari kelapa bisa dimanfaatkan oleh manusia.</span></div>
<h3><b><span lang="IN">Selendang </span></b></h3>
<div>Slendang mempunyai makna filosofi untuk menggambarkan karakter seseorang. Selendang yang digunakan dalam upacara mempunyai empat warna yaitu, merah, kuning, hijau dan putih. Setiap warna tersebut menggambarkan karakter yang dimiliki oleh manusia yaitu :</div>
<div></div>
<ul>
<li><span lang="IN">Warna merah menggambarkan sifat pemarah, berani, dan angkara murka.</span></li>
<li><span lang="IN">Warna kuning menggambarkan kejujuran, kemuliaan, dan sikap bertangggung jawab.</span></li>
<li><span lang="IN">Warna hijau menggambarkan keduniaan dan ketentraman.</span></li>
<li><span lang="IN">Warna putih menggambarkan sifat ksatria, suci, dan membela kebenaran.</span></li>
</ul>
<div><span lang="IN">Pemasangan simbol bendera merah putih pada pembangunan rumah baru samapai saat ini masih dilestarikan oleh orang jawa. Menurut Pak Sukarman, simbiol bendera merah putih tidak harus terbuat dar bendera merah putih asli, melainkan bisa menggunakan kain yang berwarna merah putih, atau plastik yang berwarna merah putih. Karena ini sebagai simbolisasi saja, ukuran benderanya pun tidak dibatasi lebarnya berapa dan panjangnya berappa, yang penting warnanya merah putih. Pemasangan bendera ini dengan cara melilitkannya pada kayu sunan yang paling atas atau paling tinggi.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Pemasangan bendera merah putih mempunyai makna kemerdekaan bangsa Indonesia dan sebagai simbol kemerdekaan diri sendiri dengan bisa membangun sebuah rumah, tidak lagi ikut orang lain. Simbol merah putih diletakkan dipaling atas dengan makna agar kehidupannya bisa kokoh tidak mudah terombang-ambing jika ada masalah, agar kehidupan makmur dan mendpatkan kemulyaan atau derajat yang tinggi.</span></div>
<div><span lang="IN"> </span></div>
<div><span lang="IN">Masyarakat jawa khusunya kota Demak masih melestraikan trdisi ini ketika membangun rumah baru, maupun merenovasi rumah karena<span>  </span>mereka percaya pemasangan bendera merah putih itu memiliki makna filsafat yang dalam.</span></div>
<div></div>
<blockquote><p><span lang="IN" style="background-color: #f3f3f3"><span style="color: #444444"><b>Penulis :</b> Laili Apriana Sari, Demak</span></span></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
