<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bahasa &#8211; albabbarrosa</title>
	<atom:link href="https://alba.kazu.co.id/category/bahasa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://alba.kazu.co.id</link>
	<description>Sastra, Bahasa, Filsafat, Cerita, Fotografi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 12:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2020/01/albabbarrosa-favicon-150x150.png</url>
	<title>Bahasa &#8211; albabbarrosa</title>
	<link>https://alba.kazu.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengertian dan Macam Macam Variasi Bahasa Dalam Ilmu Sosiolinguistik</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/pengertian-dan-macam-macam-variasi-bahasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 12:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosiolinguistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=4517</guid>

					<description><![CDATA[albabbarrosa &#8211; Pengertian Variasi Bahasa. Sebuah bahasa menjadi bervariasi karena masyarakat bahasanya yang beragam dan bahasa itu sendiri digunakan untuk ... <p class="read-more-container"><a title="Pengertian dan Macam Macam Variasi Bahasa Dalam Ilmu Sosiolinguistik" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/pengertian-dan-macam-macam-variasi-bahasa/#more-4517" aria-label="More on Pengertian dan Macam Macam Variasi Bahasa Dalam Ilmu Sosiolinguistik">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id">albabbarrosa </a>&#8211; Pengertian Variasi Bahasa</strong>. Sebuah bahasa menjadi bervariasi karena masyarakat bahasanya yang beragam dan bahasa itu sendiri digunakan untuk keperluan yang beragam pula. Siapa yang dimaksud dengan Masyarakat Bahasa?. <strong><a href="https://www.kompasiana.com/vilyalakstian/5517e72d81331103699de476/masyarakat-bahasa-indonesia" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Masyarakat bahasa</a></strong> adalah mereka yang merasa memiliki dan menggunakan suatu bahasa. </p>



<p>Jika dikaitkan dengan bahasa Indonesia, maka masyatakat bahasa indonesia adalah semua orang yang merasa memiliki dan menggunakan bahasa indonesia. Jika kamu merasa memiliki dan menggunakan bahasa jawa, maka kamu termasuk masyarakat bahasa jawa.   </p>



<p><strong>Keberagaman masyarakat bahasa bisa dilihat dari status sosial</strong>, latar belakang budaya, tempat tinggal, jenjang pendidikan, ekonomi dan lain lain. Karena latarbelakang dan lingkungan yang tidak sama, maka akan sangat wajar jika bahasa yang mereka gunakan beragam pula. Bahkan seringkali variasi atau ragam tersebut mempunyai perbedaan yang cukup besar.  </p>



<p>Maka dapat ditarik kesimpulan tentang pengertian variasi bahasa, bahwa Variasi Bahasa adalah keragaman yang terjadi pada sebuah bahasa dalam digunakannya bahasa tersebut. Variasi bahasa inidibagi menjadi 3 macam yaitu; Idiolek, Dialek, dan Ragam Bahasa.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengertian dan Contoh Idiolek</h3>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Mungkin kamu tidak menyukai suara kamu, mungkin orang mengejeknya, tetapi itulah satu-satunya suara. satu-satunya sumber kekuatan kamu -Peter Elbow-</p></blockquote>



<p>Menurut Abdul Chaer dalam bukunya <em>Linguistik Umum, </em>idiolek adalah variasi atau ragam bahasa yang bersifat perseorangan. Karena setiap orang tentu memiliki ciri khas bahasanya masing masing, bisa ciri khas dalam menyusun kata, atau pemilihan kata, dan juga pengucapan sebuah kata.   </p>



<p>Sedangakan menurut kridalaksana, idiolek adalah keseluruhan ciri kebahasaan pada diri seseorang. Adapun ciri kebahasaan tersebut mencakup aspek linguistik dan para linguistik. Ciri tersebut membentuk suatu identitas yang melekat pada diri penuturnya.   </p>



<p>Setiap orang tentu memiliki ciri khas bahasanya masing masing. Kalau kamu suka membaca banyak karangan, kamu akan menemukan perbedaan gaya bahasa atau gaya tutur, misalnya tulisan dari Hamka memiliki gaya bahasa yang berbeda dengan tulisan dari Sutan Takdir Alisyahbana.   </p>



<p>Ciri khas tersebut kadang berupa penambahan kata yang sebenarnya tidak memiliki makna, bukan juga sebagai penjelas, hanya sebatas imbuhan dari si penutur karena sudah menjadi kebiasaannya. Contohnya adalah, jika kamu suka nonton anime Naruto, kamu pasti tahu bahwa Naruto mempunyai ciri khas bicara. Yaitu; dia selalu memberi imbuhan kata “datte-bayo” di akhir bicaranya (tidak di setiap dia bicara, hanya pada kalimat kalimat tertentu). Kata tersebut tidak mempunyai sebuah arti, coba saja kamu perhatikan subtitelnya.   </p>



<p>Idiolek bisa juga pengulangan sebuah kata yang juga sama tidak mempunyai arti, dan bukan sebagai penjelas. Contohnya, saya punya teman (mungkin temanmu ada yang sama) dia selalu mengulang kata katat terntu dan menaruhnya diakhir kalimatnya. Misalnya dia bertanya kepada saya “kamu sudah makan kah?” namun karena idioleknya pertanyaan tersebut berubah menjadi “kamu sudah makan kah kamu?” atau pernyataann seperti “kok tadi aku ga lihat kamu” dirubahnya menjadi “kok tadi aku ga lihat kamu tadi”.   Nah apakah kamu sudah mengetahui idiolek kamu? Menarik juga kan untuk dibahas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Dialek dan Contoh Dialek</h2>



<p>Apa itu dialek? Dialek adalah variasi bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat pada suatu tempat atau suatu waktu. Misalnya bahsa jawa, kita tahu bahwa bahasa jawa surabaya, bahasa jawa banyumas, bahasa jawa solo, bahasa jawa tegal mempunyai dialeknya masing masing. Kalau kamu orang jawa pasti kamu bisa mengetahui dia dari mana hanya dengan dialeknya.   </p>



<p>Variasi bahasa berdasarkan tempat lazim disebut dengan istilah dialek regioanl, areal, atau dialek geografi. Sedangkan variasi bahasa yang digunakan pada waktu tertentu, misalnya bahasa indonesia zaman balai pustaka, bahasa indonesia zaman orde baru lazim disebut dengan dialek temporal atau disebut juga kronoleg. Sedangkan variasi bahasa yang digunakan masyarakat dengan status sosial tertentu lazim dikenal dengan <strong><a href="https://alba.kazu.co.id/bahasa-dan-tingkat-sosial-masyarakat" target="_blank" rel="noreferrer noopener">sosiolek</a></strong> atau dialek sosial.   </p>



<p>Dialek bahasa jawa kudus, orang kudus lazim menambahkan kata “re” “indonesia: kok” disetiap akhir kalimat yang berupa penyangkalan. Contoh “ga ono re” “indonesia: ga ada kok”. Kata “re” tersebut hanya dipakai oleh orang kudus, atau orang luar kudus yang terbiasa beraktivitas di kota kudus.   </p>



<p>Dalam bahasa Indonesia, dialek tersebut bisa dilihat pada orang orang Betawi, salah satu yang menjadi ciri khas dialek betawi adalah mengubah huruf “a” pada akhir kata dengan huruf “e”. Contoh “pergi kemana? Berubah menjadi “pergi kemane” “sama siapa” berubah menjadi “same siape” “ngopi ngapa ngopi” “emang ngapa sih ga boleh, sombong amat –mandrak-“. Kata “lo” “gue” juga menjadi dialeknya orang betawi (CMIIW).</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengertian Ragam Bahasa dan Penggunaan Ragam Bahasa</h3>



<p>Ragam atau ragam bahasa adalah variasi bahasa yang digunakan dalam situasi, keadaan, aau untuk keperluan tertentu. Sedangkan untuk situasi formal digunakan ragam bahasa yang disebut ragam baku atau ragam standar. Utnuk situasi yang tidak formal digunakan ragam yang tidak baku atau ragam nonstandar atau lazim disebut dengan istilah bahasa sehari-hari. Untuk keperluan pemakaiannya antara lain ada ragam bahasa militer, ragam bahasa ilmiah, ragam bahasa jurnalistik, dan ragam bahasa hukum.   </p>



<p>Pada situasi resmi ragam bahasa dikenal dengan istilah ragam bahasa tinggi (ragam bahasa T) sedangkan dalam situasi yang tidak resmi dikenal dengan ragam bahasa rendah (ragam bahasa R). Dalam bahasa Yunani ragam bahasa T dikenal dengan <em>Katherevusa</em>, ragam bahasa R disebut <em>dhimetiki</em>. Dalam bahasa Arab, ragam bahasa T dikenal dengan <em>al-fusha</em>, sedangkan ragam bahasa r dikenal dengan <em>ad-darij</em>.   Keragaman memang menciptakan sesuatu yang indah untuk ditelaah atau untuk sekedar dikagumi. Semoga artikel tentang pengertian variasi bahasa ini bermanfaat. Sampai jumpa di artikel berikutnya . . .</p>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar oleh Biljana Jovanovic dari Pixabay</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Kosakata Bahasa Indonesia Yang Jarang Digunakan</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kosakata-bahasa-indonesia-yang-jarang-digunakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 06:37:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=4513</guid>

					<description><![CDATA[albabbarrosa &#8211; Kata yang Jarang Digunakan. Berkembangnya zaman memang membawa banyak perkembangan pada segala bidang. Dalam hal kosakata bahasa Indonesia, ... <p class="read-more-container"><a title="Daftar Kosakata Bahasa Indonesia Yang Jarang Digunakan" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/kosakata-bahasa-indonesia-yang-jarang-digunakan/#more-4513" aria-label="More on Daftar Kosakata Bahasa Indonesia Yang Jarang Digunakan">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id">albabbarrosa </a>&#8211; Kata yang Jarang Digunakan</strong>. Berkembangnya zaman memang membawa banyak perkembangan pada segala bidang. Dalam hal kosakata bahasa Indonesia, ada banyak sekali kosakata yang baru muncul seiring berkembangnya teknologi informasi. </p>



<p>Contoh, kata “Swa Foto” mungkin beberapa diantara kamu tidak faham kan dengan kosakata tersebut, karena kamu lebih mengenalnya dengan “Foto Selfie”.  Saya kurang tahu kapan kata swa foto secara resmi dicantumkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Akan tetapi, kata <em>selfie </em>sendiri secara resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary versi daring (daring itu online -_-) pada tahun 2013.   </p>



<p>Selain efek positif pada jumlah kosakata, Kemajuan zaman juga memberi efek negatif (bukan salah zamannya sih) terhadap jumlah kosakata. Nyatanya sudah banyak kosakata bahasa Indonesia yang mulai terlupakan karena jarang dipakai dalam kehidupan sehari hari.  </p>



<p>  Ada banyak alasan kenapa kosakata asli justru jarang dipakai. Menurut mereka, kosakata asli tersebut kurang enak didengar jadi mereka lebih memilih kosakata lain (kata bahasa lain), apakah kamu juga seperti mereka?. Mirisnya lagi adalah, ketika ada yang menggunakan bahasa yang sesuai dengan KBBI malah dianggap kudet, kurang gaul.   </p>



<p>Harusnya kita bangga dengan kayanya kosakata bahasa Indonesia. Namun pada kenyataanya banyak yang jarang memakai atau bahkan tidak tahu kosakata asli bahasa Indonesia. Padahal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sudah berjuang dengan keras demi lestarinya kosakata bahasa indonesia dengan membuat Website KBBI yang bisa diakses dengan mudah secara online, dan sudah terdapat lebih dari 127 ribu kosakata.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Well, they say people come,&nbsp;The say people go.&nbsp;This particular diamond was extra special <strong>-ColdPlay &#8211; Everglow-</strong></p></blockquote>



<p>Berikut ini beberapa kata asli (Indonesia) yang sering terlupakan dalam penggunaan berbahasa (Indonesia). Tidak sering digunakanya kata tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain langka digunakan oleh pengguna bahasa yang dilatarbelakangi olh ketidaktahuannya atau lebih senang menggunakan istilah asing.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kata Kudapan</h2>



<p>Kata kudapan kurang produktif digunakan oleh pengguna bahasa jika dibandingkan dengan kata yang bersinonim dengan kudapan yakni <em>snack </em>yang bermakna makanan ringan atau makanan kecil. Kata Sangkil-Mangkus &nbsp; Kata sangkil-mangkus sudah sangat jarang digunakan, bahkan mungkin sudah tidak ada yang menggunakan, dan saya rasa kamu pasti baru tahu dengan kosakata ini (saya jugaT_T). Kata sangkil-mangkus lebih sering digantikan dengan kata efektif-efisien.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kata Dedah</h2>



<p>Kata dedah barangkali menjadi barang langka dalam penggunaan bahasa Indonesia. Kebanyak orang lebih memilih menggunakan kata ‘deskripsi’ yang memiliki makna penjabaran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kata Dadah</h2>



<p>Istilah yang satu ini saya yakin pemuda pemudi sudah tidak ada tahu yang tahu artinya. Karena memang kata ini jarang sekali digunakan oleh pengguna bahasa, dan kata padanannya lah yang mendominasi yaitu kata doping (drug).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kata Tukas</h2>



<p>Kata tukas bermakna menuduh tanpa alasan yang cukup. Misalnya: dompetnya di tas raib. Dengan pikiran kalut dia menengok ke kiri dan ke kanan. “pasti engkaulah yang mengambilnya,” tukasnya kepada orang itu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kata Daring &#8211; Luring</h2>



<p>Kayaknya semua netizen indo tidak ada yang tahu dengan istilah yang satu ini. Padahal istilah ini adalah kegiatan mereka sehari hari. Padanan kata ini yang lebih populer adalah <em>Online – Offline. </em><strong>Bukan seutuhnya salah masyarakat,</strong> akan tetapi memang terbatasnya pemahaman dan pengenalan terhadap kata kata tertentu, yang berdampak kepada meniminya yang menggunakan kata tersebut. </p>



<p>Selain itu juga karena gengsi masyarakat yang begitu tinggi, yang menganggap menggunakan istilah asing kelihatan lebih keren dan gaul. Faktor jarang membaca juga menjadi penyebabnya, sehingga kesadaran akan berbahasa menjadi sangat minim.   Mari sama-sama kita lestarikan kosakata bahasa kita, dengan sadar berbahasa. Lebih baik kita mewariskan harta kita sendiri kepada anak cucu kita meskipun sedikit, daripada mewariskan sesuatu yang bukan milik kita.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Faktor Faktor Penyebab Punahnya Bahasa Daerah di Indonesia</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/apa-saja-faktor-punahnya-bahasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 00:37:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=4509</guid>

					<description><![CDATA[albabbarrosa. Faktor Punahnya Bahasa Daerah &#8211; Sebagai Makhluk sosial, manusia tentu perlu melakukan interaksi dengan yang lainnya. Dalam berinteraksi ada ... <p class="read-more-container"><a title="Faktor Faktor Penyebab Punahnya Bahasa Daerah di Indonesia" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/apa-saja-faktor-punahnya-bahasa/#more-4509" aria-label="More on Faktor Faktor Penyebab Punahnya Bahasa Daerah di Indonesia">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id">albabbarrosa</a></strong>. <strong>Faktor Punahnya Bahasa Daerah</strong> &#8211; Sebagai Makhluk sosial<strong>,</strong> manusia tentu perlu melakukan interaksi dengan yang lainnya. Dalam berinteraksi ada hal hal yang harus dipebuhi diantara kedua makhluk sosial tersebut, yakni capainya sebuah tujuan atau sampainya sebuah informasi yang ingin disampaikan .  </p>



<p>Manusia membutuhkan sebuah alat untuk menyampaikan sebuah informasi. Bisa menggunakan sebuah tulisan, sebuah isyarat, atau dengan oral (berbicara / mengeluarkan bunyi).   Informasi tersebut harus bisa dipahami oeh pihak kedua (yang diberi informasi), Maka dari itu kedua belah pihak harus merumuskan sebuah sistem yang bisa memuat sebuah informasi dan dapat dipahami oleh kedua pihak. Dan sistem tersebut adalah bahasa.  </p>



<p> <strong>Bahasa adalah sistem lambang dan bunyi</strong> yang bersifat arbitrer (tidak ada hubungan antara lambang bahasa atau bunyi dengan makna bahasa), mempunyai makna, produktif, konvensional dan universal. Dan dalam bahasa itu juga tercerminkan karakter, sifat dan identitas penutur.   </p>



<p>Semakin berkembangnya keadaan semakin bertambah pula kosa kata sebuah bahasa. Hal tersebut karena ada sesuatu baru yang harus diberi nama atau diberi kode agar semua pengguna bahasa terkait bisa memahami hal baru tersebut. Sebagai contoh; mungkin orang orang pada tahun 90-an tidak mengenal kata selfi, karena bentuk dari selfi itu sendiri belum ada. Ketika kamera digital mulai mencakup banyak orang, ada sebuah perbuatan memfoto diri sendiri dengan kameranya, dan perbuatan tersebut harus diberi kode agar mudah disampaikan, maka diberilah kode selfi.  </p>



<p>  Berkembangnya zaman juga bisa berdampak buruk terhadap sebuah bahasa, salah satunya adalah punahnya bahasa.   </p>



<p><strong>Benarkah bahasa bisa punah?</strong> <strong>Jika iya, apa saja faktor punahnya bahasa?</strong> Mungkin kebanyakn orang tidak percaya dengan pertanyaan ini, karena manusia butuh bahasa sebagai alat komunikasi. Menurutnya bahasa akan tetap ada dan eksis sepanjang kehidupan ini ada.   </p>



<p>Hal tersebut bisa jadi benar dengan menafikan realitas dan telaah secara mendalam tentang sebuah bahasa. Nyatanya memang beberapa bahasa daerah sudah mengalami kepunahan. Sebagai negara dengan kekayaan alam, kekayaan budaya Indonesia juga kaya akan bahasa daerah, tercatat ada ratusan bahasa daerah di Indonesia namun kian hari eksistensi beberapa bahasa daerah tersebut mulai pudar dan berangsur angsur akan punah.   </p>



<p><strong>Menurut Willem Arnoldus Laurens Stokhof,</strong> Proffesor belanda yang meneliti tentang bahasa Indonesia, yang menerima gelar doktor kehormatan dalam bidang linguistik dari UI pada 9 februari 2013, mengatakan bahwa sejumlah bahasa non-Austronesia yang ditutur di pulau Alor dan Pantar, Nusa Tenggara Timur terancam punah karen ditinggalkan penuturnya. </p>



<p>Sedangkan bahasa Welsh yang digunakan di Wales, Inggris pada  tahun 1850, sekitar 80 persen masyarakatnya menggunakan bahas Welsh tetapi pada tahun 1991 hanya terdapat 18,7 persen warga yang menguasai bahasa Welsh akibat dari urbanisasi  dan penggunaan bahasa di media massa dengan non-bahasa daerah.   Menurut dr.Moh Rosid dalam bukunya <em>Bahasa Indonesia dan Riset </em>ada beberapa faktor yang menyebabkan punahnya sebuah bahasa, yaitu :</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tidak Adanya Regenerasi Pengguna Bahasa Daerah</h2>



<p>Sebagaimana bahasa orang sekak (orang laut) yang terpencar di belitung di kampung juru seberang, Kampung laut, dan Gantung, sedangkan di Bangka terdapat lima Kampung utama orang laut yakni Pongok, Lepar, Kudinpar, Kuto Panji, dan Jebu Laut. Antropologi maritim dari Universitas Tokyo, Akifumi Iwabuchi yang meneliti orang sekak menyatakan, kini tidak sampai 50 orang yang bisa berbahasa sekak, yang bisa berbahasa sekakpun kini dalam usia lebih dari 50 tahun. Anak muda hanya bisa mendengar, tetapi tidak bisa berbicara dalam bahasa sekak karena sudah terbiasa berbahasa melayu belitung atau Melayu Bangka. Itu adalah data pada tahun 2013, pada tahun sekarang mungkin bahasa tersebut sudah punah. &nbsp; Ada beberapa alasan kenapa tidak ada regenerasi pengguna bahasa daerah, antara lain;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Malu menggunakan bahasa daerah</h2>



<p>Sangat sering kita jumpai pada saat ini, banyak pemuda yang lebih memilih menggunkan bahasa Indonesia untuk sekedar ngobrol santai, padahal mereka jelas berada di daerah. Meskipun mereka berada diwilayah formal (kampus, sekolah, kantor dll) ada baiknya untuk menggunakan bahasa daerah dengan lawan bicara yang juga bisa bahasa daerah untuk sekedar ngobrol santai sambil nyemil. &nbsp; Rasa malu tersebut juga merupakan efek dari tingkat sosial. Saya sangat miris ketika ada orang yang menghina atau mengejek gaya bicara orang yang terkesan ndeso, karena suaranya medok bahasa jawa. Padahal hal tersebut harusnya malah dibanggakan karena menunjukan orang tersebut bisa dua bahasa atau bahkan lebih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Faktor Perang dan Kondisi Geografis</h2>



<p>Berbeda dengan punahnya bahasa di Amerika Selatan dikarenakan penjajahan dan kondisi geografis benua. Amerika selatan memiliki lebih dari 50 rumpun bahasa bahasa, bila dibandingkan dengan gabungan rumpun bahasa di Afrika, Asia dan Eropa hanya 21 Rumpun.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Solusi untuk mengatasi kepunahan bahasa adalah</h2>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Bahasa diaktifkan untuk komunikasi.</strong> Analisis Unesco, diperkirakan 2.500 bahasa di dunia terancam punah, dari 6000 bahasa dunia yang masih aktif dipakai pengguna bahasa. Diprediksi pada akhir abad 21, bahasa daerah di dunia tersisa hanya 10 persen.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li>Dibuatnya atlas bahasa oleh Unesco bisa menjadi solusi untuk menjaga kelestarian bahasa. Dan pada tanggal 21 Februari dijadikan sebagai hari bahasa Ibu internasional (<em>International Mother Language Day</em>).&nbsp;</li><li><strong>Dilakukannya Riset Bahasa.</strong> Dengan demikian, penelitian dapat dijadikan ajang untuk meredam punahnya bahasa. Juga mengingatkan langkah pemerintah melalui pusat bahasa yang berada dibawah naungan Kemendikbud agar mengayomi dan menghidupkan bahasa dengan berbagai langkah ideal, seiring peradapan dunia.</li></ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Mandarin Yang Menyenangkan Kepada Anak Ala LingoAce</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/belajar-bahasa-mandarin-ala-lingoace/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 18:37:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Bahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=4496</guid>

					<description><![CDATA[Belajar Bahasa Mandarin Menyenangkan &#8211; Bahasa mandarin telah menjadi bahasa yang sering digunakan di dunia, bagaimana tidak lebih dari satu ... <p class="read-more-container"><a title="Belajar Mandarin Yang Menyenangkan Kepada Anak Ala LingoAce" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/belajar-bahasa-mandarin-ala-lingoace/#more-4496" aria-label="More on Belajar Mandarin Yang Menyenangkan Kepada Anak Ala LingoAce">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Belajar Bahasa Mandarin Menyenangkan</strong> &#8211; Bahasa mandarin telah menjadi bahasa yang sering digunakan di dunia, bagaimana tidak lebih dari satu milyar orang menggunakan mandarin untuk berkomunikasi. Tidak hanya untuk percakapan saja akan tetapi untuk mendapatkan lebih banyak informasi pengetahuan bisa dapatkan dengan mempelajari mandarin.</p>



<p>Maka dengan memberikan kursus mandarin sejak dini kepada anak bisa menambah banyak pengetahuan lainnya selain dengan bahasa inggris. Apalagi teknologi dari negara-negara china sudah banyak dan diakui akan kecanggihannya oleh dunia. Disaat pandemi seperti sekarang, semua dilakukan memang melalui internet. Belajar mandarinpun bisa melalui internet hanya dengan menggunakan google bisa banyak informasi yang didapatkan. </p>



<p>Akan tetapi, terdapat cara yang mempermudah anak dalam mempelajari mandarin disaat pandemi seperti sekarang yaitu melalui <a href="https://www.lingoace.com/id/artikel/kursus-les-bahasa-mandarin-terbaik-untuk-anak-sd-dan-smp/"><strong>kursus bahasa mandarin online LingoAce</strong></a>. Sudah lebih dari 300.000 siswa di seluruh dunia berprestasi dibindang sesuai keinginannya hanya dengan mempeljari mandarin di LingoAce.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="359" height="140" src="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2022/01/LingoAce.png" alt="" class="wp-image-4497" srcset="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2022/01/LingoAce.png 359w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2022/01/LingoAce-300x117.png 300w" sizes="(max-width: 359px) 100vw, 359px" /></figure></div>



<p>LingoAce sendiri memiliki cara yang efisien dalam mempelajari mandarin dikarenakan memiliki guru yang berkualitas dan bersertifikat. Kualitas guru di LingoAce tidak main-main, yang dipilih menjadi guru di LingoAcepun harus mempunyai kriteria seperti:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Guru Native Dengan Ujian Kemampuan Putonghua Yang Valid</h2>



<p>Penggunaan bahasa mandarin merupakan bahasa utama yang wajib digunakan oleh guru. Selain itu, semua guru di LingoAce telah mencapai setidaknya level “2-A” pada ujian kemampuan Putonghua.</p>



<p>Banyak yang beranggapan guru native dianggap lebih berkompeten, hal tersebut benar adanya. Berdasarkan sebuah penelitian di daerah surabaya memang terdapat kelebihan dan kekurangan antara guru native dan guru lokal.</p>



<p>Kelebihan pada guru native lebih mengarah kepada kemampuan berbahasa dan kemampuan menguasai materi, sedangkan kekurangannya lebih mengarah kepada sikap terhadap siswa karena perbedaan budaya.</p>



<p>Dari kelebihan masing-masing guru inilah dapat saling mengisi satu sama lain sehingga dapat menutupi kekurangan dari masing-masing guru tersebut dan menciptakan kelas yang efektif. Kelas yang efektif akan membuat proses belajar bahasa mandarin semakin menyenangkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Guru Yang Berpengalaman</h2>



<p>Memiliki akreditasi CTCSOL internasional (sertifikat resmi yang dikhususkan bagi guru non-native untuk mengajar bahasa mandarin) atau sertifikat mengajar yang resmi dari Kementrian Pendidikan China. Memiliki pengalaman menggajar lebih dari tiga tahun.</p>



<p>Pengalaman mengajar yang dimiliki oleh seorang guru menjadi penentu pencapaian hasil belajar yang akan diraih oleh siswa. Pengalaman mengajar yang cukup, dalam arti waktu yang telah dilalui oleh seorang guru dalam melaksanakan tugasnya akan mendukung pencapaian prestasi belajar siswa secara maksimal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemegang Gelar dan Sertifikat Mandarin</h2>



<p>Memiliki gelar sarjana atau lebih, dan memiliki sertifikat yang berstandar tinggi. Tentunya para guru di LingoAce juga merupakan lulusan dari berbagai macam perguruaan tinggi terbaik di dunia.</p>



<p>Guru Native yang dihadirkan oleh LingoAce merupakan lulusan dari berbagai macam perguruan tinggi. Sehingga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang sangat membatu dalam proses pembelajaran bahasa mandarin. Guru bahasa mandarin dengan gelar dan sertifikat tentu menjadi pertimbangan </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengikuti Perkembangan Kurikulum Lokal dan Latar Belakang Budaya Murid</h2>



<p>Guru di LingoAce harus menjalani pelatihan ketat terlebih dahulu untuk mengaplikasikan silabus terbaru yang terakreditasi secara global dari Kementrian Pendidikan China, Kementrian Pendidikan Singapura, dan lainnya. Semua guru di LingoAce fasih dalam berbahasa mandarin dan dapat memberikan para murid pengalaman belajar yang imersif.</p>



<p>Dalam memilih guru saja LingoAce tidak sembarangkan, melainkan benar-benar memilih tenaga pengajar yang ahli di bidangnya dan telah diakui kemampuannya. Di LingoAce sendiri memilih dua program dengan silabus berstandar internasional. Mulai dari umur 6-15 tahun dapat belajar mandarin melalui LingoAce. Bahkan di LingoAce terdapat kelas free trial untuk para anak yang ingin mempelajari mandarin. Hanya dengan mengujungi website LingoAce sudah dapat <a href="https://lingoace.info/3mmAPc0"><strong>kelas gratis belajar mandarin</strong></a>&nbsp;berstandar global. Tidak perlu untuk datang secara langsung, belajar mandarin secara menyenangkan bisa dilakukan hanya dengan bermodalkan smartphone. Sudah terbukti 60% orang yang ingin belajar mandarin memilih untuk kursus melalui LingoAce.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Pidato, Khotbah, Orasi, dan Ceramah Beserta Contohnya</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/perbedaan-pidato-khotbah-orasi-dan-ceramah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 12:37:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[Khutbah]]></category>
		<category><![CDATA[Orasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=4090</guid>

					<description><![CDATA[Apakah terdapat perbedaan dan persamaan antara pidato, khotbah, orasi, dan ceramah? Assalamualaikum, bertemu di albabbarrosa.com, kali ini saya akan membahas ... <p class="read-more-container"><a title="Perbedaan Pidato, Khotbah, Orasi, dan Ceramah Beserta Contohnya" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/perbedaan-pidato-khotbah-orasi-dan-ceramah/#more-4090" aria-label="More on Perbedaan Pidato, Khotbah, Orasi, dan Ceramah Beserta Contohnya">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Apakah terdapat perbedaan dan persamaan</strong> antara pidato, khotbah, orasi, dan ceramah? Assalamualaikum, bertemu di <strong><a href="https://alba.kazu.co.id">albabbarrosa</a>.com</strong>, kali ini saya akan membahas pengertian, perbedaan, dan persamaan mengenai pidato, khotbah, orasi, dan ceramah.</p>



<p>Pidato, khotbah, orasi, dan ceramah semuanya merupakan kecakapan berbicara di depan umum. Meski begitu, ada perbedaan, karena keempat teknik berbicara di depan umum tersebut mempunyai tujuannya masing-masing.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Pidato</h2>



<p>Pidato merupakan keterampilan berbicara di khalayak umum untuk menyampaikan pendapat. Pidato biasanya dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai peran terhadap sebuah masyarakat. Namun pidato boleh-boleh saja dilakukan oleh siapa saja.</p>



<p>Pidato sering kita lihat dalam acara-acara resmi seperti acara pelantikan, acara pertemuan dll. Pidato biasa disampaikan oleh mereka yang mempunyai jabatan atau posisi yang penting. Secara umum pidato disampaikan oleh, ketua, pengurus, kepala dll.  Sambutan-sambutan tersebut bisa digolongkan kedalam pidato.</p>



<p><strong>Adapun unsur unsur pidato adalah :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Salam Pembuka</li><li>Pendahuluan</li><li>Sapaan terhadap audiens</li><li>Isi pidato</li><li>Penutup</li><li>Salam penutup</li></ul>



<p><strong>Ciri-Ciri Pidato yang Baik :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Tujuan dan isi pidato harus jelas dan sesuai dengan tema acara</li><li>Isi pidato harus mengandung kalimat informatif dan persuatif</li><li>Penyampaian pidato harus jelas dan tidak bertele-tele</li><li>Memperhatikan intonasi bacaan dalam menyampaikan pidato</li></ul>



<p><strong>Jenis-Jenis Pidato :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Pidato Persuasif, seperti pidato kemerdekaan yang mengajak audiens untuk semangat membangun bangsa dan negara.</li><li>Pidato Informatif, seperti pidato pada acara pengenalan produk atau tekhnologi terbaru.</li><li>Pidato rekreatif, seperti pidato untuk menghibur korban bencana alam dll.</li></ul>



<p><strong>Contoh Teks Pidato :</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Contoh-Teks-Pidato-Pelantikan.jpg" alt="contoh teks pidato pelantikan" class="wp-image-4091" width="566" height="598" srcset="https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Contoh-Teks-Pidato-Pelantikan.jpg 566w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Contoh-Teks-Pidato-Pelantikan-284x300.jpg 284w, https://alba.kazu.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Contoh-Teks-Pidato-Pelantikan-30x32.jpg 30w" sizes="(max-width: 566px) 100vw, 566px" /><figcaption>Contoh Teks Pidato Pelantikan</figcaption></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Khotbah</h2>



<p>Berbicara tentang khotbah pasti kalian semua mengarah kepada khotbah pada sholat jumuat. Ya benar, itulah salah satu bentuk khotbah yang sering kita saksikan.</p>



<p>Kata khotbah berasal dari bahasa Arab <strong>خطاب </strong>yang berarti menyampaikan. Dalam bahasa Indonesia kata Khotbah bisa disamakan dengan pidato, karena sama sama menyampaikan sesuatu di depan khalayak umum.</p>



<p>Lalu apa perbedaan khotbah dengan pidato? Khotbah lebih mengambarkan keislaman. karena kegiatan khotbah tidak terlepas dengan kegiatan-kegiatan yang bernuansa islam, seperti khutbah sholat jumuah, khutbah Kyai di depan para santri dll. <strong>Sedangkan pidato lebih umum</strong> dan terikat dengan agama maupun kelompok masyarakat tertentu.</p>



<p><strong>Contoh Teks Khutbah Jumat</strong></p>



<p>Sumber : <strong><a href="https://kemenag.go.id/read/khutbah-jumat-mempersiapkan-bekal-sebelum-kematian-l1epz" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kemenag</a></strong></p>



<textarea name="text" cols="60" rows="30">السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْه ُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اما بعـد
قال الله تعالى: اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
 يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
 

Maasyiral muslimin rakhimakumullah!

Hadirin Jamaah Shalat Jumat yang insya Allah selalu berada dalam naungan rahmat dan hidayah Allah SWT. Tak henti-hentinya kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam; karunia yang teramat besar yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya. Semoga kita selalu termasuk yang mendapatkan hidayah-Nya serta berada dalam keadaan Iman dan Islam hingga akhir hayat kita.

Dan tentunya kita bersyukur kepada Allah atas nikmat berbagai kehidupan yang masih diberikan kepada kita. Sehingga pada kesempatan ini kita masih dapat beribadah kepada-Nya, dapat mengingat-Nya, serta memuji-Nya.

Pujian hanya layak dimiliki oleh Allah. Alhamdulillah; segala puji hanya milik Allah. Sungguh tidaklah pantas bagi manusia untuk mengharapkan pujian, tidak pantas bagi manusia untuk merasa telah berjasa, karena sungguh sejatinya segala pujian hanya milik Allah semata.

Pada kesempatan yang mulia ini, kami selaku khatib mengajak kepada hadirin sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, takwa dalam arti senantiasa berupaya dan berusaha untuk selalu menghadirkan Allah dalam setiap situasi dan kondisi dengan cara senantiasa berzikir dan melaksanakan segala perintahNya. Takwa dalam arti kita senantiasa melibatkan Allah dalam setiap persoalan yang kita hadapi dengan cara berdoa, memohon pertolongan dan bermunajat kepadaNya. Sehingga akan menimbulkan ketentraman dan ketenangan dalam setiap kehidupan kita.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Al-Quran, Surat Ali Imran, ayat 102)

Dan tentunya, shalawat serta salam semoga selalu tercurah tak henti-hentinya kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya dan para sahabatnya.

Sidang salat Jumat yang dirahmati Allah SWT

Dalam Khutbah Jumat singkat ini, mari kita merenung sejenak tentang apa yang terjadi di sekitar kita saat ini, di mana kita sedang menjalani masa pandemi Covid 19 yang sudah berjalan lebih dari setahun. Sudah banyak orang yang meninggal, tidak sedikit di antara mereka adalah Saudara kita, tiba tiba sahabat kita meninggal dunia, siapa saja dan kapan atau di mana saja bisa meninggal dunia.

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِ   

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.

Kematian adalah sesuatu yang pasti kita hadapi. Sesuatu yang menjadi gerbang dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat adalah kematian.

Maasyiral muslimin rakhimakumullah!

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 28, Allah berfirman:

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ  ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ   

Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Dalam Tafsir Ibn Katsir, dijelaskan bahwa ayat ini menjelaskan akan kekuasaan Allah dan sungguh aneh orang yang ingkar kepada Allah sementara manusia awalnya tiada, lalu Allah menjadikannya ada di muka bumi ini. Ayat ini juga menunjukkan bahwa kita semua pasti mati. Dan kita semua pasti akan dibangkitkan kembali setelah kematian itu.

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah SWT

Maka apa saja kewajiban kita dalam kehidupan ini sebagai persiapan diri kita sebelum menghadapi kematian? Tentunya ada banyak hal. Namun setidaknya ada tiga hal yang akan kita bahas pada kesempatan berharga ini. 

Pertama, beramal sebaik mungkin. Dalam surat Al-Mulk ayat 1-2, Allah berfirman:

تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ  ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ  

1. Mahasuci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. 2. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.

Maasyiral muslimin rakhimakumullah!

Seperti apakah amalan yang terbaik itu? Salah satu indikatornya adalah, pekerjaan itu dilakukan dengan istiqamah. Dalam hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

فَإِنَّ خَيْرَ الْعَمَلِ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ

Artinya; sesungguhnya sebaik-baik pekerjaan adalah yang rutin (berkelanjutan), meskipun itu sedikit.

Beramal sebaik mungkin juga berarti bahwa pekerjaan itu kita lakukan dengan seikhlas mungkin, semaksimal mungkin dan dengan sesempurna mungkin. Baik dalam interaksi kita kepada Allah maupun kepada sesama manusia, dalam tiap amal kita patrikan dalam diri kita bahwa bisa jadi itu adalah amal terakhir kita.

Maasyiral muslimin rakhimakumullah!

Yang kedua, menyiapkan amal yang terus mengalir pahalanya. Di antara yang dapat kita persiapkan adalah dengan memperbanyak amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta mendidik anak kita menjadi anak yang saleh yang dapat mendoakan kita kelak. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: ((إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ اِنْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْ لَهُ))؛ رواه مسلم

Artinya: diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak shalih yang selalu mendo`akan orang tuanya. (HR. Muslim).

Yang ketiga, berdoa agar diberikan husnul khatimah. Apakah itu husnul khatimah? Di antara tanda utama husnul khatimah ialah apabila ia mengucap kalimat laa ilaaha illallaah di akhir hayatnya. Dalam sebuah hadith shahih yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda:

‏” مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ ‏”‏

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallaah’ maka dia akan masuk Surga.”

Indikator lainnya dari seorang yang husnul khatimah apabila ia mengerjakan pekerjaan baik di akhir hidupnya.

 قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم ‏”‏ إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ ‏”‏ ‏.‏ فَقِيلَ كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ ‏”‏ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ الْمَوْتِ‏” ‏”

Rasulullah SAW bersabda: Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal. Para sahabat bertanya; Bagaimana membuatnya beramal? beliau menjawab: Allah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Selain berusaha dengan segenap amal saleh untuk mencapai husnul khatimah, kita juga harus selalu berdo’a agar Allah mewafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah.

Akhirnya, semoga kita menjadi hamba Allah yang berhasil dalam mempersiapkan kehidupan kita,  yang mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. dan Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang wafat dalam keadaan husnul khatimah. 

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. 
أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ  فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ.
 اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيّدِنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ. أَمَّا بَعْدُ؛
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم. إنَّ اللهَ وملائكتَهُ يصلُّونَ على النبِيِّ يَا أيُّهَا الذينَ ءامَنوا صَلُّوا عليهِ وسَلّموا تَسْليمًا
اللّـهُمَّ صَلّ على سيّدِنا محمَّدٍ وعلى ءالِ سيّدِنا محمَّدٍ كمَا صلّيتَ على سيّدِنا إبراهيمَ وعلى ءالِ سيّدِنا إبراهيم وبارِكْ على سيّدِنا محمَّدٍ وعلى ءالِ سيّدِنا محمَّدٍ كمَا بارَكْتَ على سيّدِنا إبراهيمَ وعلى ءالِ سيّدِنا إبراهيمَ إنّكَ حميدٌ مجيدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا

Ya Allah, Ya Rabb, hanya dalam kuasa-Mu segala apa yang terjadi pada hamba-Mu ini, tiada daya dan upaya selain keagungan-Mu. Ya Allah, jadikanlah segala nikmat dan titipan-Mu menjadikan hamba-Mu semakin pandai bersyukur.

Berikanlah kekuatan iman dan Islam kepada kami, ya Allah. Tuntunlah setiap langkah kami dijalan-Mu, ya Allah. Curahkanlah segala rahmat dan karunia-Mu kepada keluarga dan anak-anak kami, ya Allah

Ya Allah, ya Rabb, di hari yang engkau ciptakan ini, ajarkanlah kami agar senantiasa menempatkan-Mu ditempat yang paling agung, karena kami sadar seringkali dunia ini lebih kami pentingkan daripada Engkau ya Allah.

Ya Allah, wahai yang maha Menatap, wahai yang maha Agung dan maha Perkasa, Engkaulah yang Maha Tahu, ampunilah sebusuk apapun diri-diri kami selama ini, ampuni sekelam apapun masa lalu kami, tutupi seburuk apapun aib-aib kami, ampunilah kami ya Allah. Bukakan lembaran-lembaran baru yang bersih yang menggantikan lembaran yang kelam, masa lalu kami.

Ya Allah, ampuni dan selamatkan orang tua kami, darah dagingnya melekat pada tubuh kami, ya Allah. Ampuni jika selama ini kami telah menzhaliminya, jadikan sisa umur kami menjadi anak yang tahu balas budi, ya Allah.

Ya Allah, lindungi kami dari mati suul khitimah, lindungi kami dari siksa kubur-Mu ya Allah

Ya Allah, satukanlah hati kami dalam ketaatan dan keistiqamahan dalam menjalankan kewajiban-Mu ya Allah

Jadikanlah kami orang-orang yang istiqamah dijalan-Mu, ya Allah. Anugerahkanlah segala kemuliaan-Mu kepada hamba-Mu ini, ya Allah.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ .
عباد الله، ان الله يأمر بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربي وينهي عن الفحشاء والمنكر والبغي لعلكم تذكرون فاذكروا الله العظيم يذكركم واسألوه من فضله يعطكم ولذكر الله اكبر
 

Editor: Moh Khoeron 
Khutbah JumatBekal Kematian
</textarea>



<p><strong>Unsur-Unsur Khutbah :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Salam pembuka</li><li>Puji syukur kehadirat Allah SWT dan Rasulnya SAW</li><li>Sapaan kepada hadirin</li><li>Isi khutbah</li><li>Pengingat dan nasihat untuk hadirin</li><li>Penutup</li></ul>



<p><strong>Ciri-Ciri Khutbah :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Mengajarkan nilai-nilai keagamaan yang benar</li><li>Mengutip ayat suci atau hadits sebagai sumber data</li><li>Menceritakan kisah para Rasul dan Nabi ataupun sejarah tentang agama</li><li>Disampaikan oleh pemuka agama</li></ul>



<p><strong>Jenis-Jenis Khutbah :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Khutbah Solat Jumat</li><li>Khutbah Idul Fitri</li><li>Khutbah Idul Adha</li><li>Khutbah Gerhana Matahari</li><li>Khutbah Gerhana Bulan</li><li>Khutbah Pengajian Umum</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Orasi</h2>



<p>Orasi merupakan tindakan untuk menyampaikan apresiasi, menyampaikan pendapat ke khalayak umum yang tujuannya untuk mempengaruhi orang-orang agar sependapat dengannya.</p>



<p>Orasi biasa dilakukan ditempat umum yang terbuka, dimana banyak orang yang berkumpul untuk mendengarkan orasi tersebut. Orasi identik dengan Demo, karena pada saat demo pasti ada salah satu yang melakukan orasi.</p>



<p><strong>Unsur-Unsur dan Ciri-Ciri Orasi :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Mengandung isi yang mengajak penonton</li><li>Disampaikan dengan penuh semangat</li><li>Disampaikan di depan umum</li><li>Isi merupakan bentuk protes atau setuju terhadap sebuah fenomena</li></ul>



<p><strong>Jenis-Jenis Orasi :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Orasi Demo, disampaikan pada saat berlangsungnya sebuah demo</li><li>Orasi Pancasila, disampaikan pada saat hari kemerdekaan dan hari peringatan nasional</li><li>Orasi Keagamaan, disampaikan pada saat ada fenomena tentang keagamaan</li><li>Orasi Penuntutan, disampaiakan pada saat acara penuntutan hak dll</li></ul>



<p></p>



<p><strong>Contoh Teks Orasi :</strong></p>



<textarea name="text" cols="60" rows="30">Wahai kawan-kawan, mari kita bersemangat untuk membela rakyat, dan jangan kita loyo sebagai pemuda tulang punggung bangsa ini, selama hak rakyat di dirampas kita takan pernah tinggal diam untuk melawan dan turun kejalan ini, sebagai bentuk ketidak puasan serta protes yang kami lakukan guna mencapai keadilan.

Wahai para penguasa, kami hadir untuk berkunjung secara santun, kami datang dengan harapan, dengan menanyakan kepastian, dan dengan semangat nasionalisme, harap dengarkan, camkan, dan renungkan, kami bukanlah hewan yang kalian perlakukan seenaknya, kami punya hak, saya menahih hak kami, kami tak pernah lelah berjuang demi keadilan, serta tak pernah lari dalam berperang serta memerangi ketidakadilan.

Jangan pernah katakan kemakmuran.
Jangan pernah katakan keadilan.
Jangan pernah katakan demi hukum.Jika masih saja mengombang-ambing rakyat yang miskin, menginjak-injak hak rakyat, kemperkosa kebenaran dan mempermainkan aturan seenaknya.
Sumber : http://kataestetika.blogspot.com/2016/08/contoh-teks-orasi-demonstrasi.html
</textarea>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Ceramah</h2>



<p>Ceramah adalah keterampilan berbicara, mengemukakan materi dihadapan sebuah majelis yang bertujuan untuk memberikan informasi dan ajakan kebaikan. Ceramah dilakukan oleh ahli dalam bidang keilmuan tertentu.</p>



<p>Ceramah sering disampaikan pada acara-acara yang erat kaitannya dengan ilmu, pengetahuan, informasi, dan pendidikan. </p>



<p>Ceramah juga bisa dikatakan sebagai metode menyampaiakn informasi. Karena dalam dunia pendidikan, ceramah masih digunakan sebagai metode pembelajarann.</p>



<p><strong>Ciri-Ciri Ceramah :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Dilakukan untuk menyampaiakn informasi, pengetahuan, ilmu sebuah bidang tertentu</li><li>Isi haruslah sebuah pengetahuan dan informasi yang kredibel sesuai dengan data yang ada</li><li>Disampaikan oleh ahli tertentu</li></ul>



<textarea name="text" cols="60" rows="30">Dalam kesempatan kali ini saya akan berbicara tentang imsak, tentang menahan diri, yang merupakan salah satu sisi dari Puasa di Bulan Ramadhan.

Kalau manusia ini, mengaktifkan imsak-nya dalam kehidupan, tidak akan ada perkelahian, tidak ada orang yang sombong maupun kecil hati.

Orang menjadi takut, menjadi minder, karena manusia banyak yang tidak mau melakukan “imsak”.

Mari kita telaah ayat al-quran yang berbicara tentang penciptaan manusia:

“وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ” (30)

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” ِِQS Al-Baqarah: 30

Jadi, Allah sudah tahu bahwasannya nanti dunia ini perlu ada khalifah. Ya khalifah itu adalah manusia. Yang menjadi pemimpin yang memakmurkan kehidupan ini.

Malaikat berkata, “Kurang apa pengabdian kami, kurang apa puja-puji kami, Ya Allah… Nusabbihu bihamdika wa nuqaddisu lak, mengapa harus ada khalifah lagi?”

Allah mempertegas, innii a’lamau maa laa ta’lamuun. Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.
Sumber : https://unida.gontor.ac.id/ceramah-tentang-bulan-ramadhan-terbaru/
</textarea>



<h2 class="wp-block-heading">Tabel Perbedaan Pidato, Khutbah, Orasi, dan Ceramah</h2>



<table>
  <tr>
    <th>Pidato</th>
    <th>Khutbah</th>
    <th>Orasi</th>
    <th>Ceramah</th>
  </tr>
  <tr>
    <td>Disampaikan oleh siapa saja</td>
    <td>Disampaikan oleh pemuka agama</td>
    <td>Disampaiakan oleh Orator</td>
    <td>Disampaikan oleh orang yang ahli dalam bidangnya</th>
  </tr>
  <tr>
    <td>Isi bebas, yang penting positif</td>
    <td>Isi berkenaan dengan masalah keagamaan</td>
    <td>Isi orasi merupakan bentuk protes atau setuju terhadap sebuah keputusan</td>
    <td>Isi ceramah harus sesuai berupa pengetahuan, ilmu, atau informasi </th>
  </tr>
</table>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Istilah dan Singkatan Gaul dan Keren di Facebook, Twitter, Instagram</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/sosial/kumpulan-istilah-dan-singkatan-gaul-dan-keren/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 18:40:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah Keren]]></category>
		<category><![CDATA[Istilah Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Singkatan Gaul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=3966</guid>

					<description><![CDATA[Berkembangnya media sosial juga membuat semakin banyak istilah dan singkatan keren serta gaul. Seringkali istilah gaul tersebut dibuat tanpa pedoman ... <p class="read-more-container"><a title="Kumpulan Istilah dan Singkatan Gaul dan Keren di Facebook, Twitter, Instagram" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/sosial/kumpulan-istilah-dan-singkatan-gaul-dan-keren/#more-3966" aria-label="More on Kumpulan Istilah dan Singkatan Gaul dan Keren di Facebook, Twitter, Instagram">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Berkembangnya media sosial juga membuat semakin banyak  istilah dan singkatan keren serta gaul. Seringkali istilah gaul tersebut dibuat tanpa <strong><a href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/">pedoman penulisan singkatan</a></strong> yang membuat beberapa orang bingung apa arti dari singkatan keren gaul tersebut.</p>



<p>Di facebook, twitter, dan instagram banyak meme tentang singkatan gaul seperti, YNTKTS, STP, KKTBSYS dan masih banyak lagi. </p>



<p>Uniknya, istilah-istilah gaul tersebut mendapat respon hangat oleh para netizen, mereka tidak protes, justru malah senang ada istilah gaul baru di media sosial. </p>



<p>Nah bagi anda yang baru keluar Goa, alias tidak terlalu update dengan meme di facebook dan twitter, tidak update dengan shitposting lainnya. Berikut saya rangkumkan kumpulan istilah dan singkatan gaul 2021 di media sosial.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kumpulan Istilah dan Singkatan Gaul</h2>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>YNTKTS</strong>, singkatan ini berawal dari ucapan Bapak Jokowi = Ya ndak Tahu Kok Tanya Saya.</li><li><strong>STP</strong>, singkatan dari salah satu yang sering diucapkan Bapak SBY yaitu = Saya Turut Prihatin.</li><li><strong>GAKR</strong>, sebuah singkatan dari ucapan khas Gus Dur kala menjadi presiden yakni = Gitu Aja Kok Repot.</li><li><strong>KKTBSYS</strong>, singkatan ini bermula dari respon Pak Harto ketika ada seorang yang bertanya, Pak Hartopun menjawab = Kok Kamu Tanya Begitu, Siapa Yang Suruh.</li><li><strong>AUAMI</strong>, sebuah singkatan yang berasal dari ucapan Mantan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi = Apa Urusan Anda Menanyakan Itu.</li><li><strong>YGTD</strong>, Celoteh Megawati yang berkepanjangan = Yoooo Gak Tau Dong.</li><li><strong>YTBJTS</strong>, Istilah ini berasal dari ucapan putra Bapak Jokowi, Kaesang yang berarti = Ya Tanya Bapak Jangan Tanya Saya.</li><li><strong>Baper</strong>, yang berkepanjangan = Bawa Perasaan.</li><li><strong>Bucin</strong> = Budak Cinta.</li><li><strong>Gabut</strong> = lagi nganggur dan bingung mau ngapain.</li><li><strong>Halu</strong>, kependekan dari halusinasi = Menghayal sesuatu</li><li><strong>Mager</strong> = Kondisi dimana seseorang sedang Malas Gerak</li><li><strong>Mantul</strong> = Ucapan kepada sesuatu yang dinilai Mantap Betul</li><li><strong>Pansos</strong> = Panjat Sosial, istilah ini duganakan bagi mereka yang ingin tenar dengan cara apapun.</li><li><strong>Kepo</strong> = Knowing Every Particular Object, perasan ingin tahu teradap sesuatu.</li><li><strong>DOI</strong> = Dia Orang Spesial, ya gebetan atau pacar gitu sih.</li><li><strong>Nolep</strong>: Kata ini merupakan plesetan dari kata <em>No Life</em>. Kata ini merujuk pada seseorang yang lebih suka berdiam diri di rumah dan tidak suka bergaul.</li><li><strong>Gaje</strong>: Kata singkatan dari Gak Jelas atau Enggak Jelas. Kata ini digunakan saat seseorang tidak paham atau tidak bisa menangkap maksud dari orang lain.</li><li><strong>Komuk</strong>: Kata singkatan gaul ini merujuk pada Kondisi Muka.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Kumpulan Istilah dan Singkatan Gaul Bahasa Inggris</h2>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>WTF</strong>, yang berarti = What The F*ck. (jancuk)</li><li><strong>CMIIW</strong>, yang berarti = Correct Me If Iam Wrong. (Koreksi jika aku salah)</li><li><strong>LOL</strong> = Laughing Of Laugh (Tertawa terbahak-bahak)</li><li><strong>BTW</strong> = Bay The Way (Ngomong ngomong)</li><li><strong>OOTD</strong> = Outfit Of The Day (pakaian / style masa kini)</li><li><strong>PAP</strong> = Post a Picture ( Ngirim foto ke temen, tapi biasanya ke Do.i</li><li><strong>VC</strong> = Video Call, masa kamu gapernahvideo call-an sih.</li><li><strong>VN</strong> = Voice Note, kalau kamu suka Whatsapp-an pasti pernah kan kirim-kirim VN.</li><li><strong>WTH</strong> = What The Hell, atau dalam netizen indo Cuk Jancuk.</li><li><strong>PM</strong> = Private Massage, pesan pribadi, kalau di Indo biasa dengan istilah <strong>Japri</strong> (Jalur Pribadi)</li><li><strong>CYA</strong>: singkatan dari <em>See You Again</em>, artinya sampai jumpa lagi.</li><li><strong>DM</strong>: singkatan dari <em>Direct Message</em>, atau pesan yang dikirim langsung melalui fitur pesan di aplikasi <strong><a href="https://instagram.com">instagram</a></strong>.</li><li><strong>DIY</strong>: singkatan dari <em>Do It Yourself</em>, artinya lakukan sendiri atau sesuai keinginanmu.</li><li><strong>FYI</strong>: singkatan dari <em>For Your Information</em>, artinya sebagai informasi atau asal kamu tahu. </li><li><strong>IMO</strong>: singkatan dari<em> In My Opinion</em>, artinya menurutku.</li><li><strong>IYKWIM</strong>: singkatan dari<em> If You Know What I Mean</em>, artinya kalau kamu tahu maksudku.</li><li><strong>J/K</strong>: singkatan dari <em>Just Kidding</em>, artinya hanya bercanda.</li><li><strong>LMAO</strong>: singkatan dari <em>Laughing My Ass Off</em>, artinya tertawa ngakak.</li><li><strong>NSFW</strong>: singkatan dari <em>Not safe For Work</em>, artinya mengandung unsur kekerasan.</li><li><strong>OOT</strong>: singkatan dari <em>Out of Topic</em>. Singkatan ini merupakan peringatan dan tanggapan yang dilontarkan ketika membahas sesuatu di luar dari kategori dan topik yang sudah ditetapkan.</li><li><strong>GG</strong> atau <strong>GGWP</strong>: singkatan dari <em>Good Game atau Good Game Well Played</em>. Singkatan ini biasa digunakan oleh para gamer setelah pertandingan dengan orang lain secara<em> online </em>usai. Kata ini digunakan buat menunjukkan sikap sportif.</li><li><strong>GWS</strong>: Singkatan dari kalimat bahasa Inggris <em>Get Well Soon</em>, yang berarti semoga cepat sembuh.</li><li><strong>IDK</strong>: singkatan dari<em> I Don’t Know, </em>artinya aku tidak tahu.</li><li><strong>IKR</strong>: singkatan dari <em>I Know, Right?</em> artinya aku tahu, kan</li><li><strong>4EAE</strong>: singkatan dari <em>Forever and Ever</em> yang artinya selama-lamanya.</li><li><strong>AFK</strong>: kata singkatan gaul yang kerap digunakan anak muda masa kini. Terutama bagi para pemain mobile gaming. Arti singkatan ini adalah <em>Away From Keyboard</em>.</li><li><strong>ASAP</strong>: singkatan gaul bahasa Inggris yang berarti <em>As Soon As Possible</em>. Kata gaul ini biasanya digunakan untuk menganjurkan kepada teman untuk melakukan sesuatu sesegera mungkin.</li><li><strong>AFAIK</strong>: singkatan dari <em>As Far As I Know</em>, artinya sepengetahuanku atau sejauh yang aku tahu.</li><li><strong>AKA</strong>: singkatan dari <em>As Known As,</em> artinya dikenal juga atau alias.</li><li><strong>Anw</strong>: singkatan dari <em>Anyway</em>, artinya ngomong-ngomong.</li><li><strong>BRB</strong>: singkatan dari <em>Be Right Back</em>. Pada umumnya kata ini digunakan untuk menginformasikan seseorang saat ingin meninggalkan percakapan untuk sementara waktu.</li><li><strong>ROTFL</strong>: singkatan dari <em>Rolling On The Floor Laughing</em>, artinya tertawa sampai terguling-guling.</li><li><strong>SYS</strong>: singkatan dari <em>See You Soon</em>, artinya sampai ketemu lagi.</li><li><strong>TFL</strong>: singkatan bahasa Inggris dari <em>Thanks For Like</em>. Ungkapan ini menunjukkan rasa terima kasih karena sudah diberikan sebuah ‘<em>Like</em>’ dalam <em>postingan</em> atau konten media sosialnya.</li><li><strong>TGIF</strong>: singkatan dari <em>Thanks God it’s Friday</em>, artinya semangat menuju akhir pekan.</li><li><strong>THX/ TX / THKS</strong>: singkatan dari Thank You, artinya terima kasih.</li><li><strong>TMI</strong>: singkatan dari <em>Too Much Information</em>, artinya terlalu banyak informasi.</li><li><strong>FAQ</strong> merupakan singkatan kekinian bahasa Inggris yang kepanjangannya adalah <em><strong>Frequently Asked Questions.</strong></em> Terjemahan bahasa Inggris FAQ ke dalam bahasa Indonesia adalah ‘pertanyaan umum’ atau ‘pertanyaan yang sering diajukan’.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Kumpulan Singkatan dan Istilah Gaul Online Shop</h2>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>WTB</strong> = Want To Buy, pengen beli sesuatu</li><li><strong>WTS</strong> = Want To Sell, pengen jual sesuatu</li><li><strong>COD</strong> = Cash On Delivery, bayar di tempat</li><li><strong>Ongkir</strong> = Onglos Kirim, kalau kamu beli paket harus bayar ongkir ya.</li><li><strong>120K</strong>  = 120 ribu, K = ribu.</li><li><strong>Sis / Bro</strong>  = Sebutan umum untuk pembeli/penjual shopping online.</li><li><strong>FREE </strong>= Gratis nih ambil saja</li><li> <strong>WA</strong>   = WhatsApp.</li><li> <strong>Slow Respon</strong>  = Telat membalas, respon agak lambat ya karena orderan numpuk bund.</li><li> <strong>Fast Response</strong> = Menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat.</li><li><strong> Item/pcs</strong> = Jumlah barang.</li><li><strong>Nego</strong> = Tawar menawar. harga boleh nego ga bund</li><li> <strong>Sold Out</strong> = Terjual habis. Sudah habis bund, ready minggu depan.</li><li> <strong>Available</strong>  = Tersedia. silahkan di order bund</li><li> <strong>Booked</strong> = Sudah dibooking. aduh, barang ini sudah di boking</li><li> <strong>Keep/ Booking</strong> = Disimpan/dipisahkan sebelum pembayaran.</li><li><strong>PO</strong> = Pre Order, pesen dulu ya bund</li><li><strong>PM</strong> = Private message (biasanya inbox).</li><li> <strong>SCDD</strong> = Siapa Cepat Dia Dapat.</li><li> <strong>IDR</strong> = Indonesian rupiah.</li><li> <strong>Mark Up</strong> = Menaikkan harga.</li><li> <strong>Broadcast Message</strong> = Pesan berantai. ngirim pesan kebanyak orang dengan sekali klik</li><li> <strong>PKH</strong> = Pos Kilat Khusus.</li></ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Bahasa Dalam Pandangan Linguistik</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/pengertian-fungsi-dan-manfaat-bahasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 00:39:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Linguistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=520</guid>

					<description><![CDATA[albabbarrosa.com &#8211; Siapa yang tidak kenal dengan bahasa? adakah manusia di bumi ini yang tidak menggunakan bahasa sama sekali. Nyatanya ... <p class="read-more-container"><a title="Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Bahasa Dalam Pandangan Linguistik" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/pengertian-fungsi-dan-manfaat-bahasa/#more-520" aria-label="More on Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Bahasa Dalam Pandangan Linguistik">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://alba.kazu.co.id">albabbarrosa.com</a></strong> &#8211; Siapa yang tidak kenal dengan bahasa? adakah manusia di bumi ini yang tidak menggunakan bahasa sama sekali. Nyatanya tidak, semua manusia tentu menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan kelompok mereka. Entah itu bahasa verbal atau bahasa isyarat.</p>



<p>Kita mungkin tidak mengerti secara mendalam tentang arti sebuah bahasa. Apakah kalian tahu apa pengertian, fungsi, dan manfaat sebuah bahasa? dan menjelaskannya dengan baik dan benar? Karena yang pasti kita tahu hanyalah bahasa adalah sebuah alat atau sistem untuk komunikasi. Itu benar sih.</p>



<p>Untuk itu kali ini saya akan membuat artikel yang menjelaskan tentang pengertian, fungsi, manfaat bahasa. Dalam menulis artikel kali ini, saya dibantu dengan 2 buku, <strong>Bahasa Indonesia dan Riset</strong> karya Dr. Moh. Rosyid dan <strong><a href="https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=39316">Linguistik Umum</a></strong> karya Abdul Chaer. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Bahasa Dalam Linguistik</h2>



<p>Pengertian bahasa kalau dalam kajian Linguistik bisa beragam, Kata bahasa mempunyai banyak pengertian, arti dan batasan, hal tersebut tentu membingungkan. Coba simak beberapa kalimat berikut.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Dika belajar <em>bahasa </em>inggris, andy belajar <em>bahasa </em>korea.</li><li>Manusia mempunyai <em>bahasa</em>, sedang binatang tidak mempunyai <em>bahasa</em>.</li><li>Jangan bergaul dengan dia, dasar anak tidak tahu <em>bahasa</em>.</li><li>Kalau pak Ali mengajar <em>bahasanya </em>selalu dipenuhi kata daripada dan akhiran ken.</li></ul>



<p><strong>Pada kalimat pertama</strong>, kata bahasa menunjukkan pada bahasa tertentu, yaitu bahasa sebagai langue (language) (bahasa sebagi sebuah sistem bahasa). <strong>Pada kalimat kedua</strong>, kata bahasa menunjukkan makna bahasa pada umumnya, yaitu langage (bahasa sebagai alat komunikasi). <strong>Pada kalimat ketiga</strong>, kata bahasa menunjukkan arti &#8216;Sopan Santun&#8217;. <strong>Pada kalimat keempat</strong>, Kata bahasa menunjukkan arti ujaran atau parole (bahasa adalah sesuatu yang diujarkan).</p>



<p>Dari kalimat di atas kita mendapati kalau pengertian bahasa dibagi menjadi tiga yaitu;  <strong>bahasa sebagai langue</strong> (language) (bahasa sebagi sebuah sistem bahasa), <strong>bahasa sebagai langage</strong> (bahasa sebagai alat komunikasi), <strong>dan bahasa sebagai parole</strong>  (bahasa adalah sesuatu yang diujarkan). </p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli</h2>



<p>Lalu bagaimana kita menjawab pengertian bahasa sebagai <strong>sosok </strong>bahasa, bukan fungsinya. Simak pengertian bahasa menurut para ahli beriktu ini :</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengertian Bahasa Menurut Kridalaksana</h3>



<p>Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomuniksi, dan mengidentifikasi diri.</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Ferdinand De Saussure</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain .</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Wittgenstein</strong> </h3>



<p> Definisi bahasa merupakan suatu bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Bill Adams</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Plato</strong> </h3>



<p> Pengertian bahasa menurut Plato pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Carrol</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia. </p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Bloch &amp; Trager</strong> </h3>



<p> Pengertian bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama. </p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Carrol</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia. </p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Sudaryono</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman. </p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut H.G. Brown (1987)</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah suatu sistem komunikasi menggunakan bunyi yang diucapkan melalui organ-organ ujaran dan didengar di antara anggota-anggota masyarakat, serta menggunakan pemrosesan simbol-simbol vokal dengan makna konvensional secara arbitrer. </p>



<h3 class="wp-block-heading"> <strong>Menurut Kamus Linguistik (2001)</strong> </h3>



<p> Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk kerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasikan diri. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Menurut Departemen Pendidikan Nasional / Depdiknas</h3>



<p> Pengertian bahasa menurut Depdiknas pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya. </p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Terimakasih kepada zonareferensi | <a href="https://www.zonareferensi.com/pengertian-bahasa/">Pengertian Bahasa</a></p></blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Fungsi Bahasa</h2>



<p>Menurut Dr. Moh. Rosyid, M.Pd., M.Hum. bahasa sebagai alat komunikasi mempunyai beberapa fungsi di antaranya ;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Fungsi Kognitif Bahasa</h3>



<p>Fungsi kognitif bahasa adalah pengguna dapat menyampaikan isi fikiran. Fungsi tersebut tidak dapat perperan dengan maksimal tanpa mengkaji konsep bahasa, hal tersebut karena bahasa akan senantiasa berkembang dan mengalami perbuahan entah penambahan atau pengurangan perbendaharaan kata.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sebagai Alat Komunikasi</h3>



<p>Bahasa disebut sebagai langage karena bahasa mempunyai fungsi sebagai alat komunikasi. Bahasa sebaai alat komunikasi tentu terbentuk dari tahapan yang begitu lama hingga berkembang seperti saat ini. Perubahan tersebut dikarenakan kehidupan manusia yang begitu dinamis.</p>



<p>Sebuah alat tentu mempunyai sebuah sistem, untuk itulah bahasa disebut sebagai langue, yaitu bahasa sebagai sistem lambang bunyi. Bahasa terdiri dari unsur-unsur atau komponen-komponen yang seacar teratur tersusun menurut pola tertentu, dan membentuk suatu kesatuan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Untuk Memahami Sesorang</h3>



<p>Bahasa berkaitan erat dengan mental, karena itulah ada yang namanya psikolinguistik. Dengan belajar psikolinguistik kita bisa memahami, karakter, sifat, tujuan, seseorang dari apa yang diucapkan dan dari gaya bicaranya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Untuk Sarana Pembelajaran</h3>



<p>Ingatkah kamu dengan kalimat &#8220;Jika kamu ingin menguasai dunia, kuasai dulu bahasanya&#8221;. Nampaknya benar sekali kalimat tersebut. Saat ini banyak sekali bahasa yang bukan bahasa asli orang tersebut dipelajari. Bahasa inggris, bahasa china, bahasa jerman, bahasa jepang dan banyak bahasa lainnya yang dipelajri disetiap negara. Karena dengan menguasai bahasanyalah kita bisa menguasai ilmu pengetahuan dan informasinya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaidah Penulisan Angka dan Lambang Bilangan Sesuai EYD</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-angka-dan-lambang-bilangan/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-angka-dan-lambang-bilangan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:43:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaidah Berbahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaidah Bahasa Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=414</guid>

					<description><![CDATA[Terdapat banyak kaidah yang harus diperhatikan dalam kegiatan menulis. setelah kemarin saya membahas Kaidah Menulis Kata Depan. kali ini saya ... <p class="read-more-container"><a title="Kaidah Penulisan Angka dan Lambang Bilangan Sesuai EYD" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-angka-dan-lambang-bilangan/#more-414" aria-label="More on Kaidah Penulisan Angka dan Lambang Bilangan Sesuai EYD">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Terdapat banyak kaidah yang harus diperhatikan dalam kegiatan menulis. setelah kemarin saya membahas <strong><a href="https://alba.kazu.co.id/kaidah-penulisan-kata-depan/">Kaidah Menulis Kata Depan</a></strong>. kali ini saya akan menguraikan kaidah atau cara benar menulis angka dan lambang bilangan sesuai EYD Bahasa Indonesia</p>



<p>Sebelum kita masuk ke materi kaidah menulis angka dan lambang bilangan. Ada baiknya kita pahami dulu apa itu angka dan lambang bilangan. Agar pembahasan kita tidak melenceng dari batasan dari pengertian angka dan lambang bilangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Angka dan Lambang Bilangan</h2>



<p>Kata &#8220;bilangan&#8221; tidaklah asing di telinga pecinta ilmu matematika. Karena &#8220;<strong>bilangan</strong>&#8221; sendiri <strong>adalah</strong> sebuah konsep pada  matematika yang digunakan untuk pencacahan dan melakukan pengukuran. Simbol atau lambang yang digunakan untuk mewakili &#8220;bilangan&#8217; tersebut adalah <strong>Angka</strong>.</p>



<p>Dapat disimpulkan bahwa <strong>pengertian</strong> dari <strong>angka</strong> adalah sebuah simbol atau lambang yang berfungsi mewakili atau melambangkan sebuah bilangan. Pengertian angka dan lambang bilangan tidak dapat dipisahkan. Karena angka digunakan untuk menyatakan lambang bilangan.</p>



<p>Maka jika ada yang bertanya &#8220;apa perbedaan angka dan lambang bilangan?&#8221; Maka jawabannya adalah : angka merupakan simbol yang digunakan untuk menyatakan lambang bilangan.</p>



<p>Sedangkan lambang bilangan adalah sebuah lambang dari suatu bilangan. Dan simbol atau lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut angka. </p>



<p>Jadi tidak ada perbedaan antara angka dan lambang bilangan. Karena keduanya saling keterkaitan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemakaian Angka dan Lambang Bilangan</h2>



<p>Kapan angka dan lambang bilangan dipakai? Untuk apa angka dan lambang bilangan dipakai? dan bagaimana cara menulis angka dan lambang bilangan? Sebelum lanjut ke kaidah, ada baiknya kita pahami dulu untuk apa penulisan angka dipakai.</p>



<p>Penulisan angka dipakai untuk :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Menyatakan lambang bilangan atau nomor. Lazimnya menggunakan menggunakan angka Arab (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0) atau angka Romawi (I, II, II, IV, V, dst,).</li><li>Menyatakan <strong>(i)</strong> ukuran panjang, berat, luas, dan isi,<strong> (ii) </strong>Satuan, Waktu, <strong>(iii)</strong> nilai uang, dan <strong>(iv)</strong> kuantitas. Misalnya :</li></ul>



<figure class="wp-block-table"><table class=""><tbody><tr><td><strong>(i)</strong></td><td>0.5 centimeter</td><td>4 meter persegi</td><td>5 kilogram</td><td>4 liter</td></tr><tr><td><strong>(ii)</strong></td><td> 1 jam 20 menit </td><td>tahun 1928</td><td> pukul 15.00 </td><td>17 agustus 1945</td></tr><tr><td><strong>(iii)</strong></td><td>Rp 5.000,00</td><td>50 dolar amerika</td><td>USS 3,50</td><td>10 pound Inggris</td></tr><tr><td><strong>(iv)</strong></td><td>2.000 rupiah</td><td>Y 100</td><td>10 persen</td><td>27 orang</td></tr></tbody></table></figure>



<ul class="wp-block-list"><li>Melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat. Misalnya : Jalan Serang Lusi  II No.69. Hotel Kute Central Park, Kamar 90</li><li>Memberi nomor bagian karangan dan ayat kitab suci. Misalnya :Bab II, Pasal 5, Halaman 17 Surah Yasin: 9.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Angka dan Lambang Bilangan yang Benar Sesuai EYD</h2>



<p>Setelah memahami pengertian dari angka dan lambang bilangan. Selanjutnya kita juga harus memahami kaidah penulisan angka dan lambang bilangan ynag benar yang sesuai dengan EYD bahasa Indonesia. Berikut cara menulis angka dan lambang bilangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Cara menulis angka bertingkat seperti dibawah ini :</h4>



<ul class="wp-block-list"><li> Paku&nbsp;Buwono&nbsp;X </li><li> Pada&nbsp;awal&nbsp;abad&nbsp;XX </li><li> Dalam kehidupan pada abad ke-20 </li><li> Di tingkat&nbsp;kedua gedung itu </li><li>daerah tingkat II itu</li><li>beb ke-2 buku itu</li><li>Pasal 5</li><li>di tingkat ke-3 gedung itu</li></ul>



<p><strong>Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata, maka  ditulis dengan huruf saja.</strong> Kecuali jika lambang bilangan tersebut digunakan secara beruntun, seperti dalam menulis perincian atau pemaparan, maka ditulis dengan angka.</p>



<ul class="wp-block-list"><li> Budi menonton drama itu sampai tiga kali </li><li> Diantara 72 anggota yang hadir, 52 orang setuju, 15 orang tidak setuju dan 5 orang memberikan suara blangko </li><li>Udin sholat malam sampai delapan rakaat</li><li>Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut terdiri dari 10 sepeda, 5 becak, dan 2 mobil pick up</li></ul>



<p><strong>Lambang bilangan&nbsp;pada&nbsp;awal&nbsp;kalimat ditulis&nbsp;dengan huruf,</strong>&nbsp;jika perlu&nbsp;susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat pada awal kalimat. Misalnya :</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em>lima belas </em>orang tewas dalam musibah banjir bandang</li><li>Acara tersebut mengundang 200 tamu</li></ul>



<p><strong>Penulisan lambang dengan huruf, dilakukan seperti dibawah ini :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Bilangan utuh. Contoh : Dua belas (12). Lima Puluh (50). Dua ratus dua belas(212)</li><li>Bilangan Pecahan. Contoh : Setengah (1/2). Tiga perempat (3/4). Seperenam belas (1/16). Tiga dua pertiga (3 2/3). Satu persen (1%)</li></ul>



<p><strong>Penulisan lambang bilangan yang berakhiran &#8220;an&#8221;, delakukan seperti dibawah ini :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Tahun 90-an atau ditulis Tahun <em>sembilan puluhan </em></li><li>Uang 5.00-an atau ditulis Uang <em>Lima ribuan</em></li><li>Lima Uang 1.00-an atau ditulis Lima Uang <em>seratusan</em></li></ul>



<p><strong>Angka yang&nbsp;menunjukkan&nbsp;bilangan utuh&nbsp;yang&nbsp;besar&nbsp;dapat&nbsp;dieja&nbsp;sebagian supaya&nbsp;lebih mudah dibaca.  Misalnya :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li> Perusahaan itu baru saja mendapatkan pinjaman 250 juta rupiah </li><li> Penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 120 juta orang </li></ul>



<p><strong>Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks kecuali di dalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi. Contoh :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li> Kantor kami mempunyai dua puluh orang pegawai</li><li> Di&nbsp;lemari itu&nbsp;tersimpan 800 buku dan majalah</li></ul>



<p><strong>Jika bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf, penulisannya harus tepat. Contoh :</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li>Saya lampirkan tanda&nbsp;terima uang sebesar&nbsp;Rp.999,75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima perseratus rupiah)</li></ul>



<p></p>



<p><strong>Gambar oleh</strong>: <a href="https://pixabay.com/id/users/geralt-9301/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1036469">Gerd Altmann</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1036469">Pixabay</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-angka-dan-lambang-bilangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaidah Penulisan Kata Depan Sesuai EYD</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-kata-depan/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-kata-depan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 06:39:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Seputar Bahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/?p=389</guid>

					<description><![CDATA[Apa itu kata depan? Kata depan atau preposisi adalah kata yang berfungi untuk merangkaikan atau menghubungkan kata-kata atau kalimat dan ... <p class="read-more-container"><a title="Kaidah Penulisan Kata Depan Sesuai EYD" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-kata-depan/#more-389" aria-label="More on Kaidah Penulisan Kata Depan Sesuai EYD">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apa itu kata depan? Kata depan atau preposisi adalah kata yang berfungi untuk merangkaikan atau menghubungkan kata-kata atau kalimat dan biasanya diikuti dengan nomina atau pronomina. kata depan antara lain : <strong>di, ke, dari, pada</strong>.</p>



<p>Kesalahan penulisan kata depan kerap kali dialami oleh beberapa orang pengguna bahasa. Meski kesalahan penulisan kata depan tidak begitu mempengaruhi pergeseran makan sebuah kata. Tetap saja hal tersebut tidak sesuai dengan kaidah yang ada. Tentu sebagai pengguna bahasa yang baik kita harus mematuhi kaidah penulisan bahasa.</p>



<p>Untuk itu perlu adanya sosialisasi, karena nampaknya pembelajaran yang ada tidak selalu memberikan 100% pengetahuan. Bagi kalian yang masih bingung dengan kaidah penulisan kata depan. berikut <strong><a href="https://alba.kazu.co.id/">albabbarrosa</a></strong> rangkumkan beberapa kaidah penulisan kata depan yang sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Depan &#8220;di&#8221;</h2>



<p>Kata &#8220;di&#8221; yang diikuti dengan kata yang <strong>menerangkan tempat</strong>, atau diikuti <strong>kata benda</strong>, maka penulisannya dipisah. Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Ia berada di rumah sejak kemarin</li><li>Aku di sana sedangkan sedangkan kamu di sini</li><li>Di suatu hari tanpa sengaja kita bertemu</li><li>Di buku itu kutuliskan sajak indah</li><li>Di kantin depan kelasku di sana kenal dirimu</li><li>Aku bergetar di hadapan raja agung sejagad</li></ul>



<p>Kata &#8220;di&#8221; diikuti dengan <strong>kata kerja</strong>, atau kata lain yang bukan kata benda, maka penulisannya disambung. Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>2 kucing itu dipisah sejak kecil</li><li>Hp dani disita karena ketahuan main game saat proses kbm</li><li>Ini pesan apa koran sih kok dibaca doang</li><li>namaku ditulis di buku tentang orang yang paling berjasa</li><li>Film itu sudah ditonton jutaan kali di bioskop</li><li>rumah itu disegel oleh bank karena tidak bisa membayar hutang</li></ul>



<p>Kata depan &#8220;di&#8221; jika diikuti dengan kata kerja yang <strong>bukan dari bahasa indonesia</strong>, atau <strong>kata yang disingkat</strong>, maka penulisannya dipisah dengan tanda (-). Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Agar performanya bagus, Komputermu perlu di-<em>upgrade</em></li><li>Reihan di-DO karena tidak selesai meski sudah semester 14</li><li>Sebelum dicabut, flashdisknya harus di-<em>eject </em>dulu</li><li>pak ahmad baru saja di-PHK dari perusahaan rokok</li><li>Berkali-kali aku menelpon dia, tapi panggilanku selalu di-<em>reject</em></li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Depan &#8220;ke&#8221;</h2>



<p>Kata depan &#8220;ke&#8221; mempunyai fungsi yang hampir sama dengan kata depan &#8220;di&#8221;. Begitu juga kaidah penulisan kata tersebut hampir sama.</p>



<p>Kata depan &#8220;ke&#8221; yang diikuti dengan <strong>kata benda</strong>, atau kata yang menerangkan <strong>sebuah tempat</strong>, maka penulisannya dipisah. Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Pada hari minggu kuturut ayah ke kota</li><li>kakekku pergi ke tengah hutan untuk berburu</li><li>Andi pergi ke sebuah tempat yang terlarang</li><li>Udah ah, aku mau pergi ke rumah pacar dulu</li></ul>



<p>Kata depan &#8220;di&#8221; jika diikuti dengan <strong>kata kerja</strong>, kata sifat, dan kata lain yang bukan kata benda, maka penulisannya disambung.Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Masalah tersebut akhirnya berkahir dengan jalan kekeluargaan</li><li>Kekhawatiranku terhadap kamu tidak bisa diatasi</li><li>Kepada sang merah putih hormat gerak</li><li>Maafkan aku atas ketidak tahuanku</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Depan &#8220;dari&#8221;</h2>



<p>kata &#8220;dari&#8221; penulisannya dipisah jika diikuti dengan kata benda atau kata yang menunjukkan sebuah tempat. Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Dari buku itu aku belajar tentang puisi dan syair</li><li>Dari kejauhan tampak seorang berbaju putih berjalan sempoyongan</li><li>Cintu itu dari hati turun ke mata</li><li>Kalau dari mata turun ke hati namanya suka</li><li>Puisi ini dari aku yang tersakiti oleh kenangan</li></ul>



<p>Pada beberapa kata terntentu, penulisan kata &#8220;dari&#8221; disambung.Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Daripada diam di situ, mending ke sini gabung</li><li>darimanakah datangnya cinta?</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Depan &#8220;pada&#8221;</h2>



<p>Penggunaan kata &#8220;pada&#8221; berbeda dengan kata &#8220;di&#8221;. Kata &#8220;pada&#8221; biasanya diikuti dengan kata yang tidak diikuti kata yang bersifat konkrit maupun abstrak, yang tidak menunjukkan tempat. Adapun kaidah penulisannya sama dengan kata &#8220;di&#8221; hanya berbeda dalam pengunaannya saja. Contoh :</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Pada saat itu saya sedang tidur</li><li>Pada akhirnya dia lulus</li><li>Pada siapa aku berharap</li><li>Padahal aku sudah memberitahunya</li><li>Mereka pada ngapain sih</li></ul>



<p>Kamu bisa membaca artike tentang kaidah bahasa indonesia di <a href="https://puebi.readthedocs.io">PUEBI</a> atau di <a href="https://badanbahasa.kemdikbud.go.id">badanbahasa.kemdikbud.go.id</a>.</p>



<p>Demikian artikel tentang penulisan kata depan yang sesuai dengan EYD. Semoga membenatu dan menambah wawasan kalian. sampai jumpa di artikel berikutnya.</p>



<p></p>



<p><strong>Sumber Gambar</strong> : Image by <a href="https://pixabay.com/photos/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=846089">Free-Photos</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=846089">Pixabay</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/bahasa/kaidah-penulisan-kata-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Macam Macam Singkatan dan Akronim dan Kaidah Penulisan</title>
		<link>https://alba.kazu.co.id/bahasa/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/</link>
					<comments>https://alba.kazu.co.id/bahasa/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[albabbarrosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 18:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaidah Berbahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://albabbarrosa.com/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/</guid>

					<description><![CDATA[Image by Wokandapix from Pixabay &#160; albabbarrosa.com &#8211; Kaidah Singkatan dan Akronim &#160; Singkatan merupakan bentuk yang dipendekkan terdiri dari ... <p class="read-more-container"><a title="Macam Macam Singkatan dan Akronim dan Kaidah Penulisan" class="read-more button" href="https://alba.kazu.co.id/bahasa/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/#more-51" aria-label="More on Macam Macam Singkatan dan Akronim dan Kaidah Penulisan">Read more</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<table style="margin-left: auto;margin-right: auto;text-align: center" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center"><a style="margin-left: auto;margin-right: auto" href="https://1.bp.blogspot.com/-S9InrBcqWtw/XeYkiy6dxVI/AAAAAAAAAHo/u8zkGfthvR0avlj9b8CnZ2AcpQLyvXWwACEwYBhgL/s1600/wtf-1934220_640.jpg"><img decoding="async" src="https://1.bp.blogspot.com/-S9InrBcqWtw/XeYkiy6dxVI/AAAAAAAAAHo/u8zkGfthvR0avlj9b8CnZ2AcpQLyvXWwACEwYBhgL/s640/wtf-1934220_640.jpg" width="640" height="425" border="0" data-original-height="426" data-original-width="640"></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align: center">Image by <a href="https://pixabay.com/users/Wokandapix-614097/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1934220">Wokandapix</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1934220">Pixabay</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><b><span lang="IN">&nbsp;</span></b></div>
<div><strong><a href="https://alba.kazu.co.id/">albabbarrosa</a>.com &#8211; Kaidah Singkatan dan Akronim</strong></div>
<div>&nbsp;</div>
<div><b><span lang="IN">Singkatan merupakan</span></b><span lang="IN"> bentuk yang dipendekkan terdiri dari satu huruf atau lebih. Kependekan kata atau singkatan muncul dilatarbelakangi ketika pikiran berjalan lebih cepat dari perbuatan menulis seseorang atau bicara seorang narasumber lebih cepat dari pada proses pencatatan seorang penulis.</span></div>
<div><span lang="IN">Singkatan dan <b>akronim</b>juga dimaksudkan untuk memendekkan suatu nama, badan lembaga, atau susunan kata dari sebuah nama agar mudah diingat. </span></div>
<div><span lang="IN">&nbsp;</span></div>
<div><span lang="IN">Singkatan dan akronim semakin banyak digunakan, bukan lagi yang berhubungan dengan hal-hal formal atau hal penting saja. Dalam berkomunikasi lewat chating juga sering kita menyingkat kata, hal tersebut bertujuan untuk menyingkat waktu agar pesan bisa cepat terkirim dan dibaca penerima. Sehingga dorongan untuk menyingkat kata sulit dihindari.</span></div>
<div><span lang="IN">&nbsp;</span></div>
<div><span lang="IN">Munculnya sekian banyak singkatan menurut penyusun <b><i>Tesaurus Bahasa Indonesia</i></b><i>, </i>Eko Endarmoko sebagai bukti bahasa itu hidup, dinamis karena tidak ada kaidah yang mengatur pembuatan singkatan. Tiap orang bebas membuat singkatan sesuka hati.</span></div>
<div><span lang="IN">&nbsp;</span></div>
<div><span lang="IN">Meski begitu, karena bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang disepakati, pembuatan singkatan tertentu juga harus ada kaidah supaya tidak terjadi kesalahfahaman atau salah mengartikan sebuah singkatan. Sebuah sistem tentu ada kaidah tersendiri.</span></div>
<div><span lang="IN">&nbsp;</span></div>
<div><span lang="IN">Dengan adanya kaidah pembuatan singkatan, singkatan-singkatan yang baru dibuat menjadi mudah untuk dipahami, juga agar pembuatan dan penggunaan singkatan bisa terartur. Karena fungsi dari bahasa adalah sebagai alat komunikasi agar manusia bisa saling memahami apa yang dimaksudkan. Berikut macam macam singkatan dan kaidah penulisannya.</span></div>
<div>&nbsp;</div>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Singkatan nama orang</span></b><span lang="IN">, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti tanda titik. Misalnya : A.S. Kartononingrat. S.Kar (Sarjana karawitan) M.Sc. (master of science) M.Hum. (magister humaniora) Kol. (kolonel) Bpk. (bapak) A.P (ahli pratama, diploma I) A.Ma. (ahli muda diploma II) A.Md. (ahli madya, Diploma III) S.ST. (sarjana sain terapan, setara diploma IV)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Singkatan nama resmi lembaga</span></b><span lang="IN"> pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi terdiri dari huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik. Misalnya : DPR (Dewan Perwakilan rakyat) BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)<span>&nbsp; </span>PT (perseroan terbatas)<span>&nbsp; </span>UD (usaha dagang) BNI (bank negara indonesia)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Singkatan umum</span></b><span lang="IN"> terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Musalnya : dll. (dan lain-lain) hlm. (halaman) jl. (jalan) dsb. (dan sebagainya)<span>&nbsp; </span>sda. (sama dengan atas) dst. (dan seterusnya) Yth. (yang terhormat) a.n (atas nama) d.a (dengan alamat) u.b (untuk beliau) u.p (untuk perhatian) ybs. (yang bersangkutan)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Singkatan lambang kimia</span></b><span lang="IN">, <b>singkatan satuan ukuran</b>, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik. Misalnya : Cu (kuprum) TNT (trinitoluen) cm (sentimeter) KVA (kilovolt ampere) gb (giga byte) kg (kilogram) Rp 5.000,00 (rupiah) idr (indonesia rupiah) ml (mili liter)</span></li>
</ul>
<div><span lang="IN"><b>Akronim adalah</b>sigkatan berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlukan sebagai kata. Macam macam akronim dan kaidah penulisannya sebagai berikut.</span></div>
<div><span lang="IN">&nbsp;</span></div>
<div>&nbsp;</div>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Akronim nama diri</span></b><span lang="IN"> <b>yang merupakan gabungan huruf awal</b> dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Misalnya : </span></li>
</ul>
<div><span lang="IN">STAKN : Sekolah tinggi Agama Kristen Negeri</span></div>
<div><span lang="IN">STAHN : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri</span></div>
<div><span lang="IN">STAIN : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri</span></div>
<div><span lang="IN">STAN : Sekolah tinggi Akutansi Negara</span></div>
<div><span lang="IN">STIN : Sekolah Tinggi Intelijen Negara</span></div>
<div><span lang="IN">UIN : Universitas Islam Negeri</span></div>
<div><span lang="IN">UNY : Universitas Negeri Yogyakarta</span></div>
<div>&nbsp;</div>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Akronim nama diri berupa gabungan suku kata</span></b><span lang="IN"> atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama. Misalnya : Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) Akmil (Akademi Militer) Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) Pemkab (Pemerintah Kaupaten) Pemda (Pemerintah Daerah)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><b><span lang="IN">Akronim yang bukan nama diri</span></b><span lang="IN"> berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata seluruhnya ditulis dengan huruf kecil. Misalnya : Pemilu (pemilihan umum) Radar (<i>radio detecting and ranging</i>) Rudal (peluru kendali) Tilang (bukti pelanggaran)</span></li>
</ul>


<p>Itulah sedikit penjelasan dari saya tentang kaidah singkatan dan akronim. Semoga memebri tambahan wawasan dan pengetahuan. Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alba.kazu.co.id/bahasa/macam-macam-singkatan-dan-akronim-dan-kaidah-penulisan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
